Home News Kala Semangkuk Soto Semarang Datangkan Rezeki bagi Seorang Mantan Buruh Bangunan

Kala Semangkuk Soto Semarang Datangkan Rezeki bagi Seorang Mantan Buruh Bangunan

488
0
Soto Semarang racikan Eko Sujarwo. (Foto: dok. Eko Sujarwo)

BERNASNEWS.COM – Eko Sujarwo, pria asal Purwodadi, yang dulunya adalah buruh bangunan kini sukses berjualan soto. Bahkan, kini ia telah memiliki cabang dari warung sotonya tersebut tersebar di Yogyakarta, Solo, dan Semarang.

Eko bercerita bahwa setelah lulus SMP di Purwodadi, ia langsung berangkat ke Semarang. Di sana pun ia bekerja sebagai seorang buruh bangunan.

“Tak dipandang aneh, kebetulan mayoritas teman-teman juga sama, kerja di bangunan. Pokoknya harus kerja biarpun kerja kasar. Dari buruh bangunan sampai bisa nukang,” cerita Eko.

Ia berjuang untuk membalikkan keadaannya yang kala itu serba pas-pasan. Tak hanya bekerja sebagai buruh bangunan, Eko juga menjadi juru masak di resto kuliner olahan ikan hingga buruh tukang cuci piring dan meracik soto

“Saya mencoba berbeda. Bila yang lain malas-malasan saya nggak. Selalu lembur. Lebaran jarang pulang nyambi jadi juru masak di resto,” tuturnya.

Eko Sujarwo, pemilik warung Soto Semarang di utara Stadion Maguwoharjo. (Foto: dok. Eko Sujarwo)

Ia pun memutuskan untuk bertolak ke Yogyakarta dengan pekerjaan barunya, penjaja es krim keliling. Pekerjaan ini dipilih lantaran ada salah seorang rekannya yang mengatakan penghasilan penjaja es krim keliling cukup menjanjikan.

Eko harus menempuh jarak yang tak singkat, dengan beban di tangan dan punggungnya. Sepeda onthel menjadi kendaraannya kala itu. Pengalaman pahit pun ia alami kala anaknya sering sakit, namun ia harus bekerja lebih keras.

“Satu-satunya hal yang menyedihkan kala itu, ketika anak sering sakit. Duit kiriman saya buat anak dan istri di Purwodadi tak bisa lebih banyak,” kisahnya.

Cukup lama Eko menjalani hidup sebagai seorang penjaja es krim, ia pun membanting stir menjadi penjual soto. Meski harus melakukan uji coba beberapa kali, Eko tetap semangat untuk menekuni niatnya menjadi seorang penjual soto.

“Masih jualan es krim, mencoba masak soto. Setelah yakin, buka pertama kali di seputar Gedongkuning. Nunut di tanah orang, mau disewa nggak boleh. Ketika itu pegang duit Rp 1,8 juta, ditambah gadaikan BPKB motor dapat tambahan Rp 5 juta buat beli peralatan dan bikin gerobak soto,” ujarnya.

Tahun 2012, Eko bersama istrinya, Rini Setiowati (32) berjualan soto di daerah Gedongkuning. Kala itu, Belum ada soto Semarang dan sate kerang berjamuran. Kala itu dibantu istrinya, Rini Setiowati (32), dia berjualan soto hingga 6 bulan di lokasi tersebut.

Aneka lauk soto semarang racikan Eko Sujarwo. (Foto: dok. Eko Sujarwo)

“Tahun 2012 itu belum ada soto Semarang sate kerang. Cuma dulu pernah ada soto tapi sudah tutup. Makanya saya mencoba untuk mengembangkan soto di Jogja itu. Awalnya di trotoar buat tenda,” katanya.

Usaha Eko pun tak berjalan mulus. Ia harus mengalah ketika pemilik lahan berubah pikiran menyewakan tempat ke pihak lain dengan nilai sewa tiga kali lipat dari harga pasar. Ia pun harus pindah.

Warungnya pun berpindah ke daerah tak jauh dari PLN Gedongkuning. Setelah satu minggu buka, pelanggan langsung berdatangan. Hingga suatu ketika seorang pelanggan menawarinya kerja sama jualan. Berbekal dari modal patungan, mereka membuka warung cabang di lokasi beda. Eko fokus pada bumbu dan olahan sementara mitranya mengelola manajemen.

Siapa sangka jika orang tersebut menipu Eko. Peralatan dan warungnya ikut ludes karena kerjasama tersebut.

“Waktu itu sangat memendam amarah tapi teman-teman menghibur agar saya belajar ikhlas. Dengan tabungan Rp 20 juta mesti buka warung lagi di tempat lain yang baru. Beli alat baru, sewa lokasi baru. Mulai lagi dari awal,” katanya.

Kini, warung soto milik Eko buka di utara Stadion Maguwoharjo, Sleman. DAlam kurun waktu 4 tahun, warungnya ramai disambangi wisatawan dan masyarakat. Ia pun memberanikan diri membuka di lokasi lain, bisa beli tanah lagi dan melengkapi usaha dengan dua unit mobil serta lima motor sebagai pengantar pesanan soto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here