Home News KADIN DIY Mendukung PPKM Darurat

KADIN DIY Mendukung PPKM Darurat

360
0
Waketum KADIN DIY Bidang Organisasi dan Keanggotaan Robby Kusumaharta. (Foto: Dok. Pribadi)

BERNASNES.COM — Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional telah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Terbatas untuk Evaluasi dan Perkembangan Pelaksanaan PPKM Mikro pada tanggal 29 Juni 2021, yang merekomendasikan pengetatan PPKM mikro menjadi PPKM Darurat.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut akhirnya pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri mengeluarkan satu kebijakan yaitu Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali yang diberlakukan pada tanggal 3 – 20 Juli 2021.

KADIN DIY menghargai dan mendukung kebijakan tersebut sebagai satu bentuk upaya paripurna untuk mengatasi situasi darurat Covid-19 di Jawa dan Bali yang bisa mengancam keselamatan dan keutuhan masyarakat. Pengendalian Covid-19 di Jawa dan Bali juga merupakan kepentingan bersama yang  sepatutnya kita dukung penuh.

Dalam upaya mendukung penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, KADIN DIY telah dan akan selalu berperan proaktif sebagai salah satu pilar pentahelix yaitu sektor swasta. Peran proaktif KADIN DIY tersebut ditunjukkan Gugus Tugas JERCOVID (Jogja Economic Resilience for Covid-19) yang sudah terbentuk sejak 20 Maret 2021 dan telah memberikan kontribusi penanganan Covid-19 khususnya di DIY melalui pemberian dukungan Puluhan Ribu Masker, APD, dan sebagainya. 

KADIN DIY bersama dengan Pemda DIY dalam hal ini didukung langsung oleh Dinas Kesehatan DIY, Dinas Koperasi dan UMKM DIY, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY beserta sekitar 25 asosiasi dunia usaha di DIY juga menjalankan program percepatan vaksinasi massal bagi UMKM dan Dunia Usaha untuk putaran pertama dari tanggal 20-24 Juli 2021 di Jogja Expo Center dan beberapa sentra vaksinasi di lokasi perusahaan dengan jumlah total tervaksinasi sebesar 28.978 orang. Salah satu  bagian dari pencegahan Covid-19 di DIY yang juga menjadi target sesuai dengan PPKM Darurat, total sasaran vaksinasi yang diharapkan di DIY sebesar 30.000 orang tervaksinasi per hari. Upaya percepatan vaksinasi tersebut akan secara proaktif didukung oleh KADIN DIY melalui sinergi dan kolaborasi dunia Usaha di DIY.

Penanganan kedaruratan situasi Covid-19 diantaranya juga terkait dengan upaya peningatan kapasitas testing bagi masyarakat di DIY yang diharapkan mencapai sasaran 10.000 orang test per hari masih menemui kendala.  Kapasitas rapid diagnostic test di DIY masih berkisar antara 2.500 – 3.000 test perhari dari berbagai laboratorium baik milik pemerintah maupun swasta. KADIN DIY telah menyelenggarakan rapat koordinasi bersama dengan Dinas Kesehatan pada hari Kamis, 1 Juli 2021.

Rapat koordinasi dunia usaha yang difasilitasi oleh KADIN DIY dan didukung Dinas Kesehatan DIY ini telah menghasilkan komitmen asosiasi laboratorium kesehatan dan dunia usaha sektor esensial pendukung kesehatan untuk bersama meningkatkan kapasitas testing-nya semaksimal mungkin. Permasalahan yang terkait dengan kelangkaan persediaan oksigen dan obat untuk penanganan Covid-19 akan dikoordinasikan lintas kementerian dengan dirjen terkait beserta dengan dunia usaha di DIY. 

Dalam pelaksanaan PPKM Darurat di DIY melalui Instruksi Gubernur DIY Nomor 17/INSTR/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), KADIN DIY mendukung penuh dan mendorong kepada Dunia Usaha di DIY baik sektor formal maupun informal untuk mematuhi pengaturan kegiatan masyarakat tersebut secara tertib.

Dukungan terhadap pelaksanaan PPKM Darurat ini disampaikan oleh Robby Kusumaharta selaku Wakil Ketua Umum KADIN DIY Bidang Organisasi dan Keanggotaan mewakili Pengurus KADIN DIY. “Pengaturan kegiatan dalam situasi darurat tersebut tentu terasa berat bagi dunia usaha, namun tentu pengorbanan yang kita lakukan bersama akan membuahkan hal yang positif agar kasus Covid-19 segera cepat terkendalai sehingga pemulihan ekonomi bisa berjalan lebih baik,” tutup Robby Kusumaharta dalam rilisnya. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here