Home News KADIN DIY Mencatat 25.000 UMKM Peserta Vaksinasi Tahap Pertama di JEC

KADIN DIY Mencatat 25.000 UMKM Peserta Vaksinasi Tahap Pertama di JEC

281
0
Penyelenggaraan ‘Vaksinasi bagi 50.000 Pelaku UMKM dan Dunia Usaha di DIY’ oleh KADIN DIY tahap pertama, Minggu (20/6/2021), di Gedung Jogja Expo Center (JEC), Jalan Raya Janti, Banguntapan, Bantul, DIY. (Feva/ Bernasnews.com)

BERNASNEWS.COM — Berkenaan dengan penyelenggaraan ‘Vaksinasi bagi 50.000 Pelaku UMKM dan Dunia Usaha di DIY’ oleh KADIN DIY, telah terdata 25.000 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) termasuk sektor formal perusahaan untuk mengikuti vaksinasi massal COVID-19 tahap pertama yang digelar, Minggu (20/6/2021), di Gedung Jogja Expo Center (JEC), Jalan Raya Janti, Banguntapan, Bantul, DIY.

Pemerintah Daerah DIY mendukung upaya KADIN DIY dalam giat vaksinasi yang diperuntukkan bagi sejumlah 50.000 pelaku UMKM. Program ini menjadi salah satu upaya untuk mempercepat penanganan Covid-19, khususnya bagi pelaku ekonomi di Jogja.

Tahap vaksinasi ini dibagi menjadi dua dimana masing-masing kuota dibatasi sebanyak 25.000 peserta yang dibagi dalam beberapa kloter dan shift. Vaksinasi pertama dimulai pada Minggu (20/6/2021) hari ini hingga Kamis (24/6/2021) mendatang. Sementara jumlah tenaga vaksinator yang dilibatkan sebanyak 180 orang. Untuk tenaga vaksinator, KADIN DIY menggandeng IDI serta Ikatan Perawat dan sejumlah volunteer.

“Selama lima hari kita (melakukan vaksinasi) sebanyak 25.000 peserta. Dari 25.000 kuota, 5.000 untuk mikro kecil dan 20.000 sektor formal semua adalah karyawan. Kita membatasi karena keadaan seperti ini. Kita bagi dua shift sampai tanggal 24, kemudian bulan depan. Kloter dua dimulai bulan depan sebanyak 25.000 lagi,” terang Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Keanggotaan KADIN DIY, Robby Kusumaharta, di sela-sla kegiatan di JEC.

Dikatakan, bahwa langkah KADIN DIY membantu vaksinasi ini selain sebagai upaya percepatan ekonomi target vaksinasi ialah pelaku UMKM maupun perekonomian antara lain, seperti pengusaha dan karyawan yang berperan penting dalam menjaga sektor ekonomi tetap bergerak meski di tengah situasi pandemi. Pihaknya tak menampik jumlah UMKM yang sangat banyak di DIY ditambah dengan ketersediaan vaksin yang menjangkau keseluruhan, menjadi salah satu hal yang tengah diupayakan KADIN DIY.

“Kalau jumlah keseluruhan di DIY ada 235 ribu UMKM. Tapi justru itu jadi kegelisahan kami dari KADIN, jumlahnya besar tapi ketersediaan vaksin terbatas. Kemudian di Jogja basis persoalan kita selain kesehatan juga bagaimana ekonomi agar berjalan,” ujarnya.

Tak berhenti sampai di situ, Robby menandaskan, bahwa pihaknya berupaya proaktif untuk mendorong agar ke depan seluruh pelaku UMKM bisa dijangkau untuk pengadaan vaksinasi hingga pandemi ini berakhir. “Dalam konteks (vaksinasi) ini merupakan penguatan UMKM karena UMKM kita terkena dampak pandemi,” imbuhnya.

Sementara itu, Pemda DIY mengapresiasi langkah vaksinasi ini sebagai dukungan untuk percepatan target vaksinasi di DIY. Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menyampaikan harapannya agar perekonomian bisa perlahan pulih. “Pemda DIY siap kalau ada inisiasi vaksinasi massal seperti ini. Inshallah Pemda akan support, nakes nanti dikoordinasikanndengan Dinas Kesehatan,” ucap Kadarmanta.

Pada kesempatan itu pula, pihaknya kembali mengingatkan kepada pelaku UMKM serta para karyawan yang hadir dalam vaksinasi bisa tetap menjaga protokol kesehatan meski sudah mendapat vaksinasi Covid-19.  “Saya berpesan kepada peserta vaksinasi untuk selalu mengingatkan dan sosialisasi, bahwa vaksinasi bukan tidak mungkin terkena Covid-19. Tetap jaga kesehatan dan protokol kesehatan walaupun sudah mendapat vaksinasi,” pungkasnya. (Feva)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here