Home Ekonomi KADIN DIY dan ISEI Jogja Beri Rekomendasi Tanggulangi Dampak Covid-19

KADIN DIY dan ISEI Jogja Beri Rekomendasi Tanggulangi Dampak Covid-19

42
0
KADIN, ISEI Yogyakarta, DEKOPIN, dan Dewan Pendidikan DIY menggelar acara jumpa pers, Sabtu (21/3/2020). Foto: Kiriman Y. Sri Susilo, Humas ISEI Jogja.

BERNASNEWS.COM — Serangkaian  permasalahan akibat dampak Covid-19 bagi perekonomian di Yogyakarta, KADIN, ISEI Yogyakarta, DEKOPIN, dan Dewan Pendidikan DIY menggelar acara jumpa pers, Sabtu (21/3/2020), di Ruang Pertemuan Kantor KADIN, Yogyakarta. Jumpa pers dibuka oleh Syahbenol Hasibuan, Dekopinwil DIY.

Wakil Ketua KADIN DIY Gonang Djuliastono mewakili KADIN DIY memaparkan, tentang diadakannya diskusi terbatas KADIN bekerjasama dengan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) DIY. “Kegiatan diskusi yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu dihadiri juga oleh asosiasi asosiasi baik perhotelan, travel agency, para pelaku dunia usaha dan industri, maupun asosiasi yang lainnya,” kata Gonang.

Dari kiri ke kanan Waket KADAIN DIY Gonang Djuliastono, Dekopinwil DIY Syahbenol Hasibuan, Waket Dewan Pendidikan DIY Heri Dendi, dan Waket ISEI Jogja Amirullah Setya Hadi. (Foto: Kiriman Y.Sri Susilo, Humas ISEI Jogja)

Kemudian acara dilanjutkan dengan surat rekomendasi KADIN dan ISEI DIY kepada Gubernur DIY oleh Wakil Ketua ISEI Jogja Amirullah Setya Hardi mewakili ISEI, didampingi Y. Sri Susilo selaku Sekretaris ISEI Jogja. Rekomendasi tersebut untuk menanggulangi dampak Covid-19.

“Kondisi perekonomian kita memburuk sebagai akibat dampak global pandemi ini dan mengakibatkan pasar lesu serta perekonomian kita kehilangan confidence,” ungkap Amirullah.

Amirullah Setya Hardi lebih lanjut menyatakan, dalam waktu dekat data kerugian ekonomi akan dikumpulkan dan dianalisis lebih lanjut untuk dicarikan solusi.

Sementara itu, Tim Apriyanto dari Dewan Pendidikan DIY, menambahkan informasi tentang posko JER Covid-19 akan bertempat di kantor Kadin DIY. Dan akan membentuk tiga tim yaitu, tim kemanusiaan, tim pendataan dan analisa dampak ekonomi, serta tim advokasi dan recovery.

Hari Dendi selaku Pembina KADIN DIY dan Wakil Ketua Dewan Pendidikan DIY menyatakan, bahwa upaya penanganan dampak wabah Covid-19 dilakukan dengan strategi calm down dan slow down. Gubernur sudah mengeluarkan kebijakan tentang belajar di rumah selama seminggu bagi siswa yang selanjutnya akan dievaluasi. “Hal itu sejalan dengan rekomendasi Dewan Pendidikan untuk belajar di rumah selama dua minggu,” pungkasnya. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here