Monday, June 27, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsPariwisataJogja Kaya akan Warisan Budaya dengan Jejak Sejarah yang Kental

Jogja Kaya akan Warisan Budaya dengan Jejak Sejarah yang Kental

BERNASNEWS.COM – Kota Yogyakarta memiliki kekayaan warisan budaya dengan jejak sejarah yang begitu kental. Karena itu, perlu diperkenalkan dengan berbagai cara antara lain melalui pameran-pameran. Dan dalam rangka memperkenalkan potensi yang dimiliki itulah, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta menggelar pameran museum bersama Forum Komunikasi (Forkom) Museum Kota Yogyakarta.

Pameran dilakukan di beberapa tempat yang berpusat di kawasan cagar budaya Kotagede, yakni di Resto Omah Dhuwur, HS Silver, Sekar Kedhaton Resto dan Ndalem Natan dan berlangsung dua hari, 13-14 September 2019. Sedikitnya ada 18 museum yang tergabung dalam Forkom Kota Yogyakarta berpartisipasi dari pameran kali ini.

Kepala Dinas Kebudayaan Yogyakarta Ir Eko Suryo Marsono MM dalam sambutan tertulis yang dibacakan Drs Dwi Hana Cahya Sumpena, Kepala Bidang Sejarah dan Bahasa, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, mengatakan, Kota Yogyakarta memang istimewa, karena memiliki banyak predikat yang disandang seperti kota budaya, kota pelajar, kota wisata dan kota yang memiliki begitu banyak museum. Hal ini menunjukkan potensi yang dimiliki kota ini sangat luar biasa.

Kepala Bidang Sejarah dan Bahasa Dinbud Kota Yoggyakarta Drs Dwi Hana Cahya Sumpena (tengah) bersama Ketua Umum Barahmus DIY Ki R Bambang Widodo SPd MPd (kiri) dan wakil dari Museum Jogja Kembali (Monjali) melihat stan museum Dewantara Kirti Griya (DKG) di Resto Omah Dhuwur Kotagede, Jumat (13/9/2019). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

Salah satu potensi itu adalah kekayaan warisan budaya dengan jejak sejarah yang begitu kental. Dan salah satu upaya Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta untuk mengenalkan potensi museum di Kota Yogyakarta adalah dengan menggelar pameran museum di kawasan cagar budaya Kotagede.

Menurut Eko Suryo Marsono, kegiatan ini merupakan tahap awal dari pengelolaan permuseuman di Yogyakarta. Dengan memadukan konsep living museum dan pameran potensi museum anggota Forkom Museum Kota Yogyakarta diharapkan dapat menjadikan museum sebagai sarana memperkaya khasanah kebudayaan yang dapat diakses oleh masyarakat luas dengan menghadirkan konsep penyelenggaraan pameran yang bersifat kekinian.

Kepala Bidang Sejarah dan Bahasa Dinbud Kota Yogyakarta Drs Dwi Hana Cahya Sumpena saat membuka pameran museum di Resto Omah Dhuwur Kotagede, Kota Yogyakarta, Jumat (13/9/2019). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

“Kami berharap langkah ini dapat menjadi model bagi penyelenggaraan pameran permuseuman di Kota Yogyakarta di kawasan cagar budaya Kotagede dan dijadikan agenda rutin baik oleh Barahmus maupun Forkom Museum Kota Yogyakarta,” kata Eko Suryo Marsono.

Ketua Umum Barahmus DIY Ki R Bambang Widodo SPd MPd menyambut baik pameran museum dengan konsep baru tersebut. Dengan konsep tersebut diharapkan lebih menarik perhatian masyarakat, terutama generasi milenial, terhadap museum.

Usai acara pembukaan di Resto Omah Dhuwur, peserta mengunjungi lokasi pameran di HS Silver, Sekar Kedhaton dan Ndalem Natan. Pada Sabtu (14/9/2019), selain pameran juga diadakan sarasehan permuseuman di Resto Omah Dhuwur Kotagede, Kota Yogyakarta. (lip)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments