Home News Jogja Bay Gelar Donor Darah untuk Bantu PMI Sleman Cegah Kelangkaan

Jogja Bay Gelar Donor Darah untuk Bantu PMI Sleman Cegah Kelangkaan

354
0
Donor darah yang digelar Jogja Bay Waterpark. (Foto: istimewa)

BERNASNEWS – Jogja Bay Waterpark, salah satu wahana air di Yogyakarta menggelar donor darah untuk warga. Kegiatan ini menjadi kegiatan rutin tahunan yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Sleman.

“Kegiatan donor darah massal ini merupakan event tahunan dari Jogja Bay Waterpark di setiap perayaan ulang tahunnya. Dalam kesempatan ini kami bekerjasama dengan PMI Kabupaten Sleman dalam upaya pemenuhan stok darah agar tidak terjadi kelangkaan seperti beberapa waktu sebelumnya,” ujar Medha Zeli Elsita, Public Relation Jogja Bay.

Warga pun dihibur dengan pentas Tari Badui lewat gelaran donor darah ini. Sebagai wisata petualangan air terbaik nomor 3 di Asia versi Travellers Choice TripAdvisor 2019, Jogja Bay ajak warga Sleman untuk berpartisipasi dalam donor darah ini.

Donor darah yang digelar Jogja Bay Waterpark. (Foto: istimewa)

Kegiatan ini juga menjadi salah satu rangkaian rayakan HUT ke-6 Jogja Bay. Adanya penampilan kesenian itu menjadi wujud nyata Jogja Bay ikut lestarikan kesenian daerah.

Medha menambahkan enam tahun bukan waktu yang sebentar bagi Jogja Bay Waterpark untuk dapat terus memberikan hiburan, keceriaan, dan petualangan tak terlupakan dalam wahana seluas 7,7 hektar.

“Suka duka, naik turun, badai tenang kami lewati hingga kami berada di usia ini. Alhamdulillah… kami masih dapat terus memberikan kegiatan, event, dan hiburan menarik untuk masyarakat luas.” ujarnya.

Pengunjung tidak perlu khawatir atas jaminan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19 ini. Beberapa waktu lalu Jogja Bay telah melalui uji dan mengantongi sertifikasi CHSE dengan hasil sangat baik untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kebersihan pengunjung dari Kemenparekraf.

Seluruh aktivitas wisata dan atraksi di Jogja Bay dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat khusunya tiga syarat utama untuk destinasi atau tempat wisata yang beroperasi.

“Jogja Bay menerapkan pembatasan kapasitas kunjungan sebanyak 50%, penerapan CHSE 5M, wajib scan barcode Aplikasi PeduliLindungi, dan mewajibkan seluruh karyawan dan pengunjung sudah melakukan vaksinasi,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here