Home Seni Budaya Jogja Art Week, Mengubah Strategi Pameran Seni di Masa Pandemi

Jogja Art Week, Mengubah Strategi Pameran Seni di Masa Pandemi

548
0
Pameran seni Jogja Art Week: Special Project, tanggal 04 November – 02 Desember 2020, di ARTOTEL Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM — ARTOTEL Yogyakarta kembali menyelenggarakan pameran seni Jogja Art Week: Special Project, tanggal 04 November – 02 Desember 2020. Special project ini didukung penuh oleh Heri Pemad Manajemen.

“Pameran Jogja Art Weeks ini merupakan salah satu wujud strategi pelaksanaan pameran seni yang bertahan dan beradaptasi dalam situasi pandemik,” ungkap Tities Oktavianingrum K, selaku Marketing Communication ARTOTEL Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Salah satu panitia penyelenggara Jogja Art Weeks saat memaparkan soal pameran seni yang digelar di ARTOTEL Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

Dikatakan, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan DIY, menggelar pameran seni Jogja Art Week sebagai upaya memfasilitasi seniman-seniman muda untuk tetap bisa melakukan kegiatan seni pada masa pandemik.

“Tim kurator Jogja Art Weeks melakukan seleksi dari puluhan seniman dan memberikan ruang pameran di beberapa ruang publik termasuk di ARTOTEL Yogyakarta,” ujar Tities.

Karya dari para seniman juga diinterpretasi dalam bentuk audio visual yang akan ditayangkan pada kanal website jogjaartweeks.com, lanjut Tities, hal ini menunjukkan bahwa Jogja Art Weeks sebagai peristiwa yang hadir bersama ARTJOG tidak luput dari tuntutan untuk mengubah haluan strategi pelaksanaan pameran seni.

Beringan Menuju Masa Depan merupakan tema penyelenggaraan Jogja Art Weeks 2020. (Foto: Istimewa)

Sementara Windi Salomo selaku Art Director ARTOTEL Group mengatakan, dii tengah situasi yang tidak menentu, Jogja Art Weeks: Special Project dapat menjadi projek yang akan menguji kembali kegigihan, daya tahan, kontribusi dan solidaritas di antara para praktisi kesenian.

“Sebagai bagian dari pihak penyelenggara Jogja Art Weeks, berharap seniman dan ruang – ruang publik tersebut dapat bertemu. Berkolaborasi menghadapi situasi pandemik dan semoga bisa menjadi salah satu jalan mencapai masa depan,” pungkas Windi Salomo. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here