Home Ekonomi Jelang Ramadhan 2021, Wakil Bupati Sleman Pantau Stok Bahan Pokok di Pasar...

Jelang Ramadhan 2021, Wakil Bupati Sleman Pantau Stok Bahan Pokok di Pasar Gamping

306
0
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sleman dan DIY melakukan peninjauan ketersediaan komoditas bahan pokok menjelang Ramadhan 2021 di Pasar Gamping, Selasa (23/3/2021). Foto: Kiriman Bagian Humas dan Protokol Sekda Kab. Sleman.

BERNASNEWS.COM — Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sleman dan DIY melakukan peninjauan ketersediaan komoditas bahan pokok menjelang Ramadhan 2021, Selasa (23/3/2021), di Pasar Gamping, Kabupaten Sleman, DIY.

“Peninjauan ketersediaan bahan pokok dilakukan di Pasar Gamping dikarenakan Pasar Gamping merupakan salah satu pasar yang masuk dalam kategori Pasar Besar yang ada di wilayah Kabupaten Sleman,” terang Danang Maharsa di sela-sela kunjungan.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda DIY Tri Saktiyana terlihat menanyakan kondisi ketersediaan sayur-sayuran pada seorang pedagang, di Pasar Gamping, Sleman. (Foto: Kiriman Bagian Humas dan Protokol Sekda Kab. Sleman)

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa berserta rombongan mendatangi sejumlah pedagang yang menjajakan sembako dan kebutuhan pokok lainnya, untuk mendapatkan informasi langsung mengenai ketersediaan dan harga bahan pokok. “Dari hasil pemantauan di Pasar Gamping, ketersediaan bahan pokok maupun harga bahan pokok saat ini relatif stabil. Hanya ada beberapa yang mengalami kenaikan, seperti cabai,” jelas Danang.

Dari informasi yang didapat, imbuh Danang, yang menjadi permasalahan bagi pedagang pasar yaitu permintaan masyarakat yang mengalami penurunan mencapai 30 sampai 50 persen. “Banyak faktor adanya penurunan permintaan masyarakat terhadap bahan pokok. Diantaranya yaitu aktivitas masyarakat yang berkurang, seperti rumah makan belum buka semuanya dan banyak faktor lainnya,” katanya.

Adapun untuk komoditas tertentu seperti cabai yang mengalami kenaikan harga, Danang menilai hal tersebut dipengaruhi dari hasil petani yang belum stabil dikarenakan cuaca yang tidak menentu sehingga harga cabai menjadi tidak stabil.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menanyakan kondisi ketersediaan dan harga cabai pada seorang pedagang. (Foto: Kiriman Bagian Humas dan Protokol Sekda Kab. Sleman)

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Sekda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tri Saktiyana menuturkan, bahwa hasil peninjauan ketersediaan dan harga bahan pokok di Pasar Gamping Sleman memiliki kesamaan dengan hasil peninjauan di wilayah Kabupaten Bantul, yaitu adanya ketidakstabilan harga pada komoditas cabai rawit merah.

“Dari peninjauan (Pasar Gamping, red) hampir sama dengan yang ada di Bantul. Yang masih bergejolak itu harga cabai rawit merah. Namun hari ini (di Pasar Gamping) sudah mulai turun. Kemarin saya lihat masih di harga Rp 110.000/ kg tapi di sini saya mendapatkan harga Rp 100.000/ kg. Sudah mulai menurun sedikit,” tuturnya.

Menurut Tri Saktiyana, Pasar Gamping bisa menjadi salah satu tolak ukur dari ketersediaan dan harga bahan pokok saat ini, dikarenakan letaknya yang strategis yaitu berdekatan dengan perbatasan Sleman, Bantul dan juga Kota Yogyakarta. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here