Tuesday, June 28, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsIPW Desak Kapolri Pecat Polisi yang Terlibat Pemukulan di Holywings Yogya

IPW Desak Kapolri Pecat Polisi yang Terlibat Pemukulan di Holywings Yogya

bernasnews.com – Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengambil langkah tegas dengan memecat dua orang anggota polisi yang terlibat dalam aksi pemukulan di Holywings Yogya pada Sabtu (4/6/2022) lalu. Ketua Indonesia Police Watch Sugeng Teguh Santoso menegaskan bahwa hal ini bisa mengacu pada Pasal 13 ayat 1 PP 1 Tahun 2003 dimana anggota polisi yang melanggar kode etik bisa diberhentikan secara tidak hormat.

“Anggota Polisi yang terlibat dalam penganiayaan Bryan Yoga Kusuma di parkiran Holywings Yogyakarta dan di Polres Sleman harus dipecat karena telah menciderai marwah institusi Polri. Apalagi, Kapolda DIY Irjen Asep Suhendar telah berjanji akan memproses pidana kedua anggota Polri tersebut,” ungkap Teguh melalui Sekjen Indonesia Police Watch, Data Wardhana dalam laporan yang diterima pada Rabu (8/6/2022).

Teguh pun menegaskan bahwa setelah gelar perkara oleh Subdit Paminal, Direktorat Propam Polda DIY dan memeriksa 4 orang sipil dan 13 anggota polisi didapatkan ada pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polri berinisial LV dan AR.

“Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberhentikan dua anggota Satreskrim Polres Sleman yang melakukan penganiayaan kepada Bryan Yoga Kusuma,” tegasnya.

Ia mengatakan bahwa Institusi Polri yang dalam hal ini merupakan alat negara seharusnya tugas pokoknya melindungi dan mengayomi masyarakat.

“Jangan sampai, tugas luhur tersebut dikotori oleh ulah anggota polisi yang arogan dan merusak martabat Polri,” katanya.

Sebelumnya peristiwa pemukulan di Holywings Yogya sempat menghebohkan publik. Kejadian itu menimpa Bryan Yoga Kusuma bersama beberapa kawannya. Sekitar pukul 02.00 WIB hari Sabtu, Bryan Yoga Kusuma diprovokasi oleh seorang berinisial KN hingga berujung pada perkelahian di depan parkiran Holywings. Di situ KN diduga melibatkan seorang oknum polisi dalam pemukulan itu. (van)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments