Home Pendidikan IPI DIY Beri Kado Buku pada Hari Kunjung Perpustakaan

IPI DIY Beri Kado Buku pada Hari Kunjung Perpustakaan

187
0
Ketua IPI DIY Sarwono (kiri) menerima buku dari narasumber YB Margantoro pada acara workshop kepenulisan IPI DIY di Kampus UNY, beberapa waktu lalu. Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Hari Kunjung Perpustakaan 14 September dan Hari Pustakawan 7 Juli merupakan dua momentum bermakna bagi para pustakawan di Indonesia. Melalui dua peringatan tersebut, pustakawan semakin memantapkan komitmen, profesionalisme dan pelayanan di perpustakaan masing-masing.

“Untuk memaknai dan memeriahkan peringatan Hari Kunjung Perpustakaan 14 September itu, kami pengurus dan anggota Ikatan Pustakawan Indonesia DIY memberikan kado buku bertajuk Bila Pustakawan Bercerita. Ada sepuluh penulis artikelnya termuat di buku ber-ISBN : 978-623-94317-6-1 tersebut. Mereka berkisah tentang pengalaman empiris menjadi pustakawan, juga tentang pemustaka dan perpustakaan sekolah di mana mereka berkarya,” kata Sarwono SIP MA, Pustakawan UGM, Sabtu (12/9/2020).

Kesepuluh penulis buku tersebut adalah Sarwono, Antonio Tilman, Irkhamiyati, Yoseph Nai Helly, Dewi Istiqomah, Uminurida Suciati, Rika Dian Mayawati, Kholidah, Siti Kadarini dan Sukarjono. Menurut Sarwono, pustakawan adalah profesi yang belum banyak dikenal orang. Bahkan oleh orang yang datang berkunjung ke perpustakaan. Mereka tahunya adalah petugas perpustakaan. Hal ini tidak salah seratus persen. Karena secara kasat mata tidak ada bedanya antara pustakawan, petugas perpustakaan dan teknisi di perpustakaan. Namun secara administrasi sangat berbeda.

Praktisi media dan Pimpinan Penerbit Mitra Mekar Berkarya YB Margantoro mengemukakan, dalam tiga tahun terakhir ini Perpusnas RI memberikan harapan besar kepada para pustakawan yang antara lain tercermin melalui tagline : Tahun 2018, Pustakawan Bergerak. Tahun 2019, Pustakawan Berkarya. Tahun 2020, Inovasi Kreativitas Pustakawan dalam rangka mewujudkan SDM Unggul, Indonesia Maju khususnya mendukung peningkatan indeks literasi masyarakat.

“Dengan berkarya buku bersama atau secara pribadi, dan tentu saja terus meningkatkan kompetensi diri yang lain, pustakawan menapaki harapan Perpusnas RI itu,” kata YB Margantoro dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com. (lip)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here