Home News Inilah Tujuh Komitmen Bersama Komunitas Pariwisata DIY

Inilah Tujuh Komitmen Bersama Komunitas Pariwisata DIY

418
0
Penuangan air tujuh kendi oleh Komunitas Pariwisata DIY sebagai bentuk sinergitas. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

BERNASNEWS.COM — Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY, PHRI DIY, dan insan pariwisata DIY lainnya, Kamis (5/12/2019), melakukan komitmen bersama pengembangan Wana Wisata Budaya Mataram. Kegiatan ini atas inisiasi Dinas Pariwisata DIY bagian dari acara Temu Sinergi Pariwisata Jogja, di Wana Wisata Budaya Mataram Seribu Batu Sangga Langit dan Lintang Sewu, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul.

Dedi Pranowo dari PHRI DIY (kanan) didampingi Ketua GIPI DIY Bobby sedang membacakan naskah tujuh komitmen bersama Komunitas Pariwisata DIY, Kamis (5/12/2019), di Obwis Lintang Sewu, Mangunan, Dlingo, Bantul. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Inilah bentuk komitmen tersebut yang dibacakan oleh Dedi Pranowo dari PHRI DIY dan didampingi Ketua GIPI DIY Boby, sebagai berikut, Kami Komunitas Pari Pariwisata DIY, menyadari bahwa pariwisata memiliki peran utama dalam melindungi dan meningkatkan warisan alam dan budaya yang mengarah pada pembangunan yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo, SH, MEd didampingi oleh ibu-ibu komunitas pariwisata dan awak media sedang mencoba duduk di salah satu spot foto yang ada di Obwis Lintang Sewu. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Menyatakan, 1) Sepakat untuk berkolaborasi membangun dan meningkatkan kualitas pariwisata daerah secara bersama baik dengan pemerintah maupun nonpemerintah. 2) Bersepakat bersinergi untuk mengawal dan secara bersama membangun pariwisata Mangunan secara menyeluruh dan berkesinambungan. 3) Meningkatkan kapasitas masyarakat untuk mengelola usaha pariwisata. 4) Meningkatkan pendapatan melalui pengenalan kegiatan kreatif dan produktif di sektor pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo sedang menyampaikan paparan program pariwisata DIY di hadapan tamu dan awak media. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

5) Mengelola sumber daya dengan cara yang memenuhi kebutuhan ekonomi, sosial, dan estetika sambil memastikan keberlanjutan budaya local, habitat alam, keanekaragaman hayati, dan sistem pendukung penting lainnya. 6) Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pariwisata. 7) Memastikan pembagian keuntungan yang adil melalui kerja sama kolektif dalam sektor pariwisata. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here