Home Pariwisata Inilah Tanggapan Pelaku Wisata atas Kebijakan Karantina bagi Wisatawan yang Berkunjung ke...

Inilah Tanggapan Pelaku Wisata atas Kebijakan Karantina bagi Wisatawan yang Berkunjung ke Solo

325
0
Asisten Manajer Museum Batik Danar Hadi, Asti Suryo Astuti. (Dok. Pribadi)

BERNASNEWS.COM — Kebijakan yang dikeluarkan terkait pariwisata lebih bijaksana apabila seluruh pemangku kepentingan seperti ASITA, PHRI dan Pengelola Destinasi Wisata diajak duduk bersama untuk berdiskusi. Demikian disampaikan oleh Asisten Manajer Museum Batik Danar Hadi, Asti Suryo Astuti kepada Bernasnews.com, Sabtu (12/12/2020), saat diminta tanggapannya berkenaan kebijakan Pemkot Solo yang akan mengkarantina bagi yang berlibur mudik ke Kota Solo.

“Sebelum ada pernyataan Walikota Surakarta yang hendak mengkarantina bagi semua saja yang masuk kota Solo entah itu mau jagong, piknik, reunion dan sebagainya trend kunjungan di Museum Batik Danar Hadi telah menunjukkan peningkatan meskipun perlahan,” ungkap Asti Suryo Astuti.

Dikatakan, setelah ada pernyataan tersebut dan viral di media sosial (medsos), pengunjung atau wisatawan drastis turun hampir seperti saat diumumkannya keadaan tanggap darurat beberapa waktu lalu.

Pembatalan rencana karantina yang disampaikan oleh Pemkot Solo beberapa saat kemudian dengan alasan belum selesai pembahasan dasar hukumnya sangat terlambat, lanjut Asti, sudah terlanjur berdampak pada arus wisatawan yang hendak menuju Solo.

“Sungguh sangat terasa apalagi Museum Batik Danar Hadi merupakan destinasi wisata yang terintegrasi sebab di lokasi yang sama juga terdapat Showroom Batik dan Soga Resto. Bahkan ada salah satu hotel berbintang ada yang mengalami kerugian hingga Rp 700 juta. Untuk ke depannya lebih arif rasanya jika semua duduk di satu meja agar Solo segera bangkit kembali,” pungkas Asti. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here