Home News Inilah Protokol Kedatangan Mahasiswa Luar yang Masuk Kota Jogja, Berdasar Surat Edaran...

Inilah Protokol Kedatangan Mahasiswa Luar yang Masuk Kota Jogja, Berdasar Surat Edaran Walikota

524
0
Tugu Pal Putih ikoniknya pariwisata Kota Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

BERNASNEWS.COM — Menyoal ada beberapa perguruan tinggi di Yogyakarta yang telah menerapkan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka atau luring di kampus dan dalam rangka menerima kedatangan mahasiswa (baru) dari luar daerah yang tinggal di wilayah Kota Yogyakarta pada masa Tatanan Kenormalan Baru (New Normal), perlu dilakukan pengaturan kegiatan dengan menyesuaikan penerapan protokol kesehatan untuk antisipasi penularan dan penyebaran Covid-19.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui surat edaran, nomor: 443/ 14283/SE/2020, tentang Protokol Kedatangan Mahasiswa dari Luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ke Kota Yogyakarta Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19), tertanggal 15 September 2020, dan ditanda tangani oleh Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti, menyampaikan beberapa ketentuan untuk mengatur kedatangan mahasiswa yang ingin belajar atau kembali ke Kota Yogyakarta.

Surat edaran itu ditujukan kepada Pimpinan Perguruan Tinggi, Kepala Perangkat Daerah, Lurah dan Camat, Ketua RT/ RW, serta Pemilik Kost/ Asrama di Kota Yogyakarta. Berisi 6 ketentuan bagi mahasiswa dari luar wilayah DIY yang datang dan tinggal di kost/ asrama di Kota Yogyakarta, yaitu sebagai berikut, 1) Membawa surat hasil rapid diagnostic test (RDT) non reaktif dan atau apabila tidak dapat melaksanakan test (RDT) di wilayah DIY dengan biaya mandiri. 2) Mengisi aplikasi kedatangan melalui website https://kuliahlagi.jogjakota.go.id untuk mendapatkan QR Code.

Berikutnya, 3) Melengkapi profil pada isian data mahasiswa, mengisi screening mandiri dan meng-upload hasil RDT non reaktif. 4) Melaporkan kedatangan kepada pemilik kost/ asarama dan atau ketua RT setempat serta kepada universitas dengan menunjukkan bukti-bukti dan QR Code untuk diverifikasi. 5) Melakukan isolasi mandiri selama 14 hari sejak kedatangan dan menerapkan protokol kesehatan, antara lain, menggunakan masker, selalu menjaga kesehatan, serta menerapkan polah hidup bersih. 6) Pemerintah Kota Yogyakarta akan melakukan tindakan sesuai dengan protokol penanganan Covid-19 apabila terdapat mahasiswa yang berdomisili di Kota Yogyakarta terpapar Covid-19.

“Dalam rangka pengendalian resiko penyebaran Covid-19 di masyarakat diperlukan peran lintas sektor sebagaimana yang diatur dalam Buku Petunjuk Protokol Kedatangan Mahasiswa dari luar DIY ke Kota Yogyakarta pada Masa Pandemi Covid-19,” tegas Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here