Home Seni Budaya Inilah Pasalnya, Kenapa Lagu Genjer-genjer Sering Disebut “Lagunya” PKI

Inilah Pasalnya, Kenapa Lagu Genjer-genjer Sering Disebut “Lagunya” PKI

5420
0
Sampul Piringan Hitam dari Album Bing Slamet. (Repro: duniasantri.co)

BERNASNEW.COM — Dalam film Pengkhianatan G30S PKI, tahun 1984. Salah satu adegan yang paling menyeramkan, adalah ketika anggota Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani) mengelilingi para jenderal yang ditawan. Mereka sambil menari lalu menyilet wajah para jenderal dengan diselingi nyanyian lagu “Genjer-genjer”. Seperti dikutip dari Wikipeda, Gerwani didirikan pada tahun 1950 dan memiliki hubungan yang kuat dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Dalam tulisan ini kita akan mengupas dan menyoal lagu “Genjer-genjer” sebagai sebuah karya seni ikut terkena getah politik, kerap mendapatkan cap sebagai “lagunya PKI”. Tak ayal karena dari sang pecipta lagu hingga kepopuleran lagu itu selalu berkaitan dengan organisasi politik yang terlarang itu.

Lagu “Genjer-genjer” dicipta oleh Muhammad Arief, pada tahun 1942. Muhamad Arief adalah seniman Osing yang termasyhur dari Banyuwangi, Jawa Timur dan aktif di Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra). Lekra, merupakan organisasi kebudayaan sayap kiri di Indonesia yang didirikan oleh tokoh-tokoh PKI yang diantaranya, DN Aidit, Nyoto, MS Ashar dan AS Dharta, pada tanggal 17 Agustus 1950. Sebagai organisasi Lekra mendorong seniman dan sastrawan untuk mengikuti doktrin realism sosialis.

Sementara lirik atau syair lagu “Genjer-genjer” adalah bentuk kritikan terhadap penjajahan Jepang di Indonesia. Kondisi rakyat kala penjajahan Jepang semakin sengsara dibanding sebelumnya. Karung goni dijadikan celana dan baju, hahkan tanaman Genjer (Limnocharis flava) tanaman gulma yang tumbuh di rawa-rawa yang semula untuk pakan itik terpaksan dijadikan bahan makanan.

Tanaman Genjer (Limnocharis flava) tanaman gulma yang tumbuh di rawa-rawa. (Repro: Wikipeda)

Seperti halnya kampanye era sekarang dimana beberapa partai peserta Pemilu saat melakukan kampanye mem-branding partainya dengan lagu tertentu yang popular. Begitu pula ketenaran lagu “Genjer-genjer” waktu itu, dimanfaatkan betul oleh PKI dalam acara kampanye besar-besaran guna meningkatkan popularitas. Lagu itu pun pernah dinyanyikan oleh penyanyi-penyanyi top pada jamannya, seperti Bing Slamet, Iis Suryani dan lain sebagainya.

Dikutip dari Wikipeda, bahwa pada masa Demokrasi Terpimpin (1959-1966), lagu “Genjer-genjer” yang menggambarkan penderitaan warga itu, menjadi salah satu lagu propaganda yang disukai dan dinyanyikan di berbagai acara. Akibatnya orang mulai mengasosiasikan lagu “Genjer-genjer” sebagai “lagunya PKI”, yang sebenarnya sebagai karya seni (lagu) terbebaskan dari stigma semacam itu, dari isi lirik atau syairnya pun jauh dari intrik politik kecuali berisi kisah humanis, sebagai berikut:

Versi asli sesuai ejaan Bahasa Osing Banyuwangi:

Génjér-génjér nong kedokan pating kelélér,
Génjér-génjér nong kedokan pating kelélér,
Emaké thulik teka-teka mbubuti génjér,
Emaké thulik teka-teka mbubuti génjér,
Ulih sak tenong mungkur sedhot sing tulih-tulih,
Génjér-génjér saiki wis digawa mulih.

Génjér-génjér isuk-isuk didol ning pasar,
Génjér-génjér isuk-isuk didol ning pasar,
Dijéjér-jéjér diuntingi padha didhasar,
Dijéjér-jéjér diuntingi padha didhasar,
Emaké jebeng padha tuku nggawa welasah,
Génjér-génjér saiki wis arep diolah.

Génjér-génjér mlebu kendhil wédang gemulak,
Génjér-génjér mlebu kendhil wédang gemulak,
Setengah mateng dientas ya dienggo iwak,
Setengah mateng dientas ya dienggo iwak,
Sega sak piring sambel jeruk ring pelanca,
Genjer-genjer dipangan musuhe sega.

Terjemahan Bahasa Indonesia:

Genjer-genjer di petak sawah berhamparan
Genjer-genjer di petak sawah berhamparan
Ibu si bocah datang mencabuti genjer
Ibu si bocah datang mencabuti genjer
Dapat sebakul dia berpaling begitu saja tanpa melihat
Genjer-genjer sekarang sudah dibawa pulang

Genjer-genjer pagi-pagi dijual ke pasar
Genjer-genjer pagi-pagi dijual ke pasar
Ditata berjajar diikat dijajakan
Ditata berjajar diikat dijajakan
Ibu si gadis membeli genjer sambil membawa wadah-anyaman-bambu
Genjer-genjer sekarang akan dimasak

Genjer-genjer masuk periuk air mendidih
Genjer-genjer masuk periuk air mendidih
Setengah matang ditiriskan untuk lauk
Setengah matang ditiriskan untuk lauk
Nasi sepiring sambal jeruk di dipan
Genjer-genjer dimakan bersama nasi. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here