Home Olahraga Inilah Aturan Isyarat Tangan Pesepeda Berdasar Permenhub, Penting untuk Keselamatan Goweser

Inilah Aturan Isyarat Tangan Pesepeda Berdasar Permenhub, Penting untuk Keselamatan Goweser

177
0
Komunitas Bersepeda Normal Baru (BNB) Cycling Club foto bersama dengan latar belakang Tugu Pal Putih, Yogyakarta. (Dok. Bernasnews.com)

BERNASNEWS.COM — Kementrian Perhubungan (Kemenhub) telah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor: 59, Tahun 2020, tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan. Dalam Permenhub tersebut salah satu yang diatur adalah tentang isyarat tangan bagi pesepeda, yang tertuang dalam Pasa 7 Ayat 1.

Berikut bunyi Pasal 7, Ayat 1, Permenhub Nomor 59, Tahun 2020, Pesepeda yang akan berbelok, berhenti atau berbalik arah harus memperhatikan situasi lalulintas di depan, di samping dan di belakang, serta memberikan isyarat tangan.

Aturan Isyarat Tangan bagi Pesepeda. (Repro: Lampiran Permenhub)

Terkait dengan isyarat tangan tersebut, lebih lanjut dijelaskan pada Pasal 7, Ayat 2. Dan berikut ragam isyarat yang harus dipahami oleh pesepeda atau goweser. Belok Kiri, pesepeda yang akan belok kiri dapat merentangkan lengan kiri menjauhi tubuh hingga setinggi bahu.

Aturan Isyarat Tangan bagi Pesepeda. (Repro: Lampiran Permenhub)

Belok Kanan, pesepeda yang akan belok kanan dapat merentangkan lengan kanan menjauhi tubuh hingga setinggi bahu. Berhenti, pesepeda dapat mengangkat salah satu tangan di samping atas kepala. Sementara untuk Memberi Jalan bagi Pengendara Lain, pesepeda dapat mengayunkan tangan dari belakang ke depan untuk memberikan jalan bagi pengendara lain. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here