Home News Karyawan Terpapar Covid-19, 7 Outlet KC BNI Yogyakarta Ditutup Sementara

Karyawan Terpapar Covid-19, 7 Outlet KC BNI Yogyakarta Ditutup Sementara

214
0
Gedung Bank BNI Kantor Cabang Yogyakarta, di Jalan Pangurakan (D/h Jalan Tri Kora), Titik Nol, Yogyakarta, foto diambil Kamis (10/9/2020). Foto: Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com.

BERNASNEWS.COM — Telah beredar di media sosial (medsos) surat dari PT. Bangk Negara Indonesia (Pesero) Tbk Kantor Cabang Yogyakarta yang ditujukan kepada Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Yogyakarta, nomor: YGY/2/1528, tertanggal 10 September 2020, perihal Penutupan sementara Outlet di BNI Cabang Yogyakarta.

Surat itu ditandangani oleh Endang Sulistyawati selaku Pemimpin yang menyatakan, kondisi terkait adanya pegawai yang teindikasi positif Covid-19 beserta hal-hal yang dilakukan sebagi langkah antisipasi penyebarannya di area kerja. “Adapun langkah antisipasi yang kami lakukan antara lain, dengan penyemprotan gedung dan tes (rapid dan Swab) kepada pegawai yang kontak langsung dengan pegawai yang terindikasi positif Covid-19 tersebut,” ungkap Endang.

Berdasarkan hasil Swab test yang diterima pada hari Selasa (8/9/2020) dan Kamis (10/9/2020) diketahui terdapat 4 pegawai yang positif Covid-19 dan yang pegawai tersebut bertugas di Kantor Cabang (KC) Yogyakarta. “Sehingga kami segera melakukan antisipasi dengan melakukan Rapid dan Swab test kepada seluruh pegawai di KC BNI Yogyakkarta dan melakukan penyemprotan gedung,” tegas Endang.

Surat BNI yang ditujukan untuk Kantor OJK Yogyakarta yang sempat viral di beberapa gru whatsapp. (Foto: Istimewa)

Dan melaporkan penutupan beberapa Outlet Kantor Cabang Pembantu (KCP) dan Kantor Kas (KK) KC BNI Yogyakarta, antara lain, KCP Adisucipto, KCP KHA Dahlan, KCP Sutoyo, KK Jogjatronik, KK Beringharjo, KK HOS Cokroaminoto, dan KK Piyungan. Tujuh kantor KCP dan KK BNI tersebut dinyatakan akan  buka atau operasional kembali tanggal 28 September 2020.

Sebagaimana dikutip dari Kumparan, Kepala Regional BNI Kantor Wilayah Yogyakarta, Moh. Hisyam mengatakan bahwa dari 5 pegawai tersebut 3  diantaranya Orang Tanpa Gejala (OTG). “Dua lainnya sedang dirawat dan kondisinya mulai membaik. Ada demam dan sebagainya,”ujarnya, Jumat (11/9/2020).

Moh. Hisyam menjelaskan, mereka yang positif berstatus karyawan back office (kerja di balik meja) dan dipastikan tidak ada kontak dengan nasabah. “Setelah dilakukan tracing, sudah ada sekitar 80 orang yang sempat kontak erat dengan kelimanya. Sudah kami lakukan Swab dan hasilnya negative,” pungkasnya. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here