Home News Ini Syarat Lengkap Perjalanan Selama Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022

Ini Syarat Lengkap Perjalanan Selama Libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022

71
0
Menko bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: maritim.go.id

BERNASNEWS.COM – Pemerintah sudah memtuskan untuk membatalkan penerapan PPKM Level 3 untuk seluruh wilayah di Indonesia pada libur Natal dan Tahun Baru 2022. Meski demikian, pemerintah menetapkan syarat perjalanan dari luar negeri maupun dalam negeri selama libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 yang berlaku mulai 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022.

Dalam siaran persen Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Nomor SP-786/HUM/ROKOM/SET.MARVES/XII/2021 yang diunggah di laman resmi Kementerian Koordinator Marves yang diunggah pada 7 Desember 2021, Menko bidang Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Syarat perjalanan akan tetap diperketat, terutama di perbatasan untuk penumpang dari luar negeri.

Untuk perjalanan dari luar negeri, penumpang dari luar negeri harus menunjukkan hasil tes PCR negatif yang berlaku maksimal 2 × 24 jam sebelum keberangkatan dan melakukan karantina selama 10 hari di Indonesia.

Sementara untuk perjalanan jarak jauh dalam negeri, syarat yang diperlkn adalah wajib vaksinasi lengkap dan hasil antigen negatif maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan. Untuk orang dewasa yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap ataupun tidak bisa divaksin karena alasan medis, tidak diizinkan untuk bepergian jarak jauh. Sedangkan untuk anak-anak dapat melakukan perjalanan, tetapi dengan syarat PCR yang berlaku 3 × 24 jam untuk perjalanan udara atau antigen 1 × 24 jam untuk perjalanan darat atau laut.

Selain mengatur syarat perjalanan dari luar negeri maupun dalam negeri, menurut siaran persen Menko Marves, selama libur Natal dan Tahun Baru, pemerintah juga menerapkan pelarangan seluruh jenis perayaan Tahun Baru di hotel, pusat perbelanjaan, mall, tempat wisata dan tempat keramaian umum lainnya.

Kemudian, untuk operasional pusat perbelanjaan, restoran, bioskop dan tempat wisata hanya diizinkan dengan kapasitas maksimal 75 persen dan hanya untuk orang dengan kategori hijau di aplikasi Peduli Lindungi. Sedangkan untuk acara sosial budaya, kerumunan masyarakat yang diizinkan berjumlah maksimal 50 orang. Disiplin penggunaan Peduli Lindungi harus ditegakkan.

“Berbagai langkah yang diambil pemerintah didasarkan pada data dan perkembangan informasi terkini terkait Pandemi Covid-19. Evaluasi terus dilakukan secara berkala tiap minggu, sehingga kebijakan bisa beradaptasi dengan cepat, menyesuaikan perkembangan terbaru,” kata Menko Luhut Pandjaitan dikutip Bernasnews.com dari laman resmi Kemenko Marves seraya menyebutkan bahwa perubahan secara detail akan dituangkan dalam revisi inmendagri dan surat edaran terkait Natal dan Tahun Baru lainnya. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here