Monday, June 27, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsIni Makna Hari Lahir Pancasila Menurut Pemuda Pemudi Padukuhan Wonorejo-Ponggol

Ini Makna Hari Lahir Pancasila Menurut Pemuda Pemudi Padukuhan Wonorejo-Ponggol

bernasnews.com – Pada 1 Juni 2022 bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila, tak terkecuali bagi pemuda-pemudi Padukuhan Wonorejo-Ponggol, Hargobinangun, Pakem, Sleman, DIY.

Mereka memperingati Hari Lahir Pancasila dengan melakukan upacara dan kirab membawa replika Garuda Pancasila dan bendera Merah Putih di Bale Tani Wonorejo.

Bagi mereka, hari lahir Pancasila dimaknai dengan berbagai aktivitas yang mengedepankan rasa kebersamaan dan berdampingan dalam keberagaman sebagaimana diajarkan dalam nilai-nilai Pancasila. Bagi kaum muda yang lahir di era milenial dan tinggal di lereng Gunung Merapi ini, Pancasila sangat relevan untuk hidup berdampingan di Indonesia.

Ketua pemuda Generasi Muda Wonorejo-Ponggol Anastasia Melin mengatakan nilai-nilai Pancasila menjadi dasar dalam berkehidupan, terlebih di era dewasa ini dimana patriotisme dan nasionalisme generasi muda lebih banyak mendapat godaan dan gempuran.

“Terlebih di era milenial ini, lebih banyak godaan dari kanan kiri,dan gempuran dari mana mana. Dengan menjalankan dengan penuh niat serta mengimplementasikan Pancasila maka dalam berkehidupan dapat terjalin baik di hadapan Tuhan juga dengan sesama,” kata Anastasia kepada wartawan usai upacara.

Pemuda-pemudi Padukuhan Wonorejo-Ponggol, Hargobinangun, Pakem, Sleman, DIY memperingati Hari Lahir Pancasila dengan menanam pohon di tepi sawah, Rabu 1 Juni 2022.Foto: Istimewa

Anastasia menambahkan, dalam hal berkegiatan selalu mengedepankan nilai persatuan tanpa membeda-bedakan yang satu dengan yang lainnya.

Hari lahir Pancasila juga diharapkan semakin menjadikan mereka dan para generasi muda saat ini khususnya untuk semakin lebih mempererat rasa persaudaraan dalam keberagaman, berguna bagi masyarakat, dan semakin dapat bersinergi bersama untuk ke depan.

Dikatakan, acara ini untuk membuktikan hidup berdampingan dan kebersamaan dalam keberagaman sebagaimana diajarkan oleh nilai-nilai Pancasila. Bagi kaum muda yang lahir di era milenial dan tinggal di lereng Merapi ini ternyata Pancasila sangat relevan untuk hidup berdampingan di Indonesia.

“Kami Pancasila‚Ķ‚Ķkami Indonesia,” seru anak muda yang tergabung dalam Generasi Muda Wonorejo-Ponggol (GMWP) ini.

Kepala Dukuh Wonorejo Monica Esti mengatakan, peringatan hari lahiran Pancasila ini juga disertai dengan kegiatan gotong royong Program Kali Bersih (Prokasih) yang merupakan agenda rutin tahunan yang diadakan di Padukuhan Wonorejo. Warga masyarakat padukuhan Wonorejo-Ponggol sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani.

Karena itu seluruh warga masyarakat bersama-sama bergotong royong membersihkan kali maupun saluran irigasi yang berhulu dari sungai Boyong. “Kami mengajak seluruh warga mulai dari para pemuda dan bapak-bapak untuk bersama-sama mencintai maupun merawat alam melalui kegiatan membersihkannya,” katanya.

Kegiatan Prokasih ini bertepatan dengan peringatan hari lahirnya Pancasila dengan harapan agar masyarakat bisa saling mewujudkan dan menumbuhkan nilai-nilai Pancasila baik persatuannya, kegotongroyongannya, cinta tanah airnya dan tentunya wujud syukur kita kepada Tuhan atas alam ciptaanNya yang sungguh luar biasa ini. (phj)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments