Home Opini Ini Alasan Gugatan Marzuki Alie Dkk di Pengadilan Negeri Terhadap AHY Dicabut

Ini Alasan Gugatan Marzuki Alie Dkk di Pengadilan Negeri Terhadap AHY Dicabut

217
0
Saiful Huda Ems, Lawyer dan Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi Partai Demokrat kepemimpinan Dr Moeldoko

BERNASNEWS.COM – Sehubungan dengan adanya pemberhentian atau pemecatan secara sepihak, tanpa dasar yang jelas dan mengabaikan tata cara yang diatur oleh Mahkamah Partai terhadap enam orang pengurus atau kader Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di antaranya H Marzuki Alie, Darmizal dan lain-lain pada 26 Februari 2021 oleh DPP Partai Demokrat, maka H Marzuki Alie dkk mengajukan gugatan terhadap Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Gugatan tersebut diajukan oleh H Marzuki Alie dkk ke PN Jakarta Pusat pada 3 Maret 2021 dengan tuntutan antara lain meminta Pengadilan membatalkan pemberhentian dan mengembalikan H Marzuki Alie dkk ke status keangotaan atau kepengurusan di Partai Demokrat.

Akan tetapi hanya dalam hitungan jam atau hari, situasi politik berubah dengan sangat cepat. Gelombang pemberontakan internal Partai Demokrat terhadap kepemimpinan AHY dan SBY semakin kencang, hingga berkumpullah mayoritas pengurus (unsur DPP, DPD dan DPC) dan pendiri Partai Demokrat di acara KLB Partai Demokrat di Sibolangit Deli Serdang. Sebuah Kongres Luar Biasa yang memutuskan untuk mendemisionerkan Kepengurusan Partai Demokrat di bawah Kepemimpinan AHY, dan mengembalikan status keanggotaan partai H Marzuki Ali dkk serta memilih Jenderal (Purn) TNI Dr Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat 2021-2026.

Oleh karena itu menjadi tidak ada urgensinya lagi bagi H Marzuki Alie dkk untuk melanjutkan gugatannya terhadap AHY di PN Jakarta Pusat karena status keanggotaanya sudah dikembalikan oleh KLB Partai Demokrat. Selain alasan itu. dengan mengajukan gugatan terhadap Ketum PD AHY ke Pengadilan Negeri, maka itu berarti H Marzuki Alie dkk melegitimasi Kepengurusan Partai Demokrat di bawah kepemimpinan AHY.

Maka atas dasar alasan itulah gugatan terhadap Ketum Partai Demokrat AHY dicabut oleh H Marzuki Alie dkk sebagai Penggugat melalui tim kuasa hukumnya. Dengan demikian, pencabutan gugatan tersebut bukan sebagai bentuk ketidakpercayaan diri H Marzuki Alie dkk.

Jadi, gugatan itu dicabut selain karena H Marzuki Alie dkk menganggap sudah tidak ada lagi urgensinya, juga karena H Marzuki Alie tidak ingin memberi kesan bahwa Partai Demokrat itu ada dua, apalagi membenarkan adanya Partai Demokrat yang dipimpin mantan Mayor AHY.

H Marzuki Alie dkk termasuk semua peserta Kongres Luar Biasa Partai Demokrat sudah bersepakat dan memutuskan hanya ada satu Partai Demokrat dan hanya ada satu Ketua Umum Partai Demokrat, yaitu Partai Demokrat hasil KLB Deli Serdang dengan Ketua Umum Jenderal (Purn) TNI D. Moeldoko.

Dan sekarang pada kenyataannya masyarakat lebih menyukai Partai Demokrat yang dipimpin Jenderal daripada Partai Demokrat yang dipimpin Mayor. Ini semua bisa dilihat dari banyaknya pengamat politik profesional yang memberikan dukungan untuk Jenderal (Purn) TNI Moeldoko. Menarik sekali bukan? (Saiful Huda Ems, Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi Partai Demokrat versi KLB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here