Home News Indonesia Berkomitmen Mewujudkan Energi Berwawasan Lingkungan

Indonesia Berkomitmen Mewujudkan Energi Berwawasan Lingkungan

43
0
Menkeu Sri Mulyani di Washington DC, AS, Rabu 14 Oktober 2021. Foto: [email protected]

BERNASNEWS.COM – Presiden Joko Widodo menyampaikan komitmen Indonesia dalam upaya transisi energi menuju energi yang lebih ramah lingkungan. Untuk itu, Indonesia akan membuka peluang investasi untuk melakukan early retirement dari pembangkit batubara yang kemudian bertransisi ke energi terbarukan.

“Senin (1/11), saya mendampingi Presiden Jokowi bertemu dengan beberapa investor dalam CEOs Forum. Para CEO dan Perwakilan Perusahaan global yang berpusat di Inggris ingin mendengar rencana pemerintah Indonesia dalam memenuhi komitmen perubahan iklim. Mereka juga memiliki komitmen untuk mendukungnya,” tulis Menkeu Sri Mulyani Indrawati di akun instagramnya @smindrawati.

Menurut Menkeu, dalam forum itu Presiden Jokowi menyampaikan telah menandatangani Peraturan Presiden mengenai instrumen nilai ekonomi karbon yang akan mengatur mekanisme karbon ke depan. Begitu juga halnya potensi Indonesia pada pengembangan kendaraan dan baterai listrik, serta pembangunan Green Industrial Park di Kalimantan Utara seluas 13 ribu hektar yang akan menggunakan sumber energi ramah lingkungan.

“Di sektor energi Indonesia akan membuka peluang investasi untuk melakukan early retirement dari pembangkit batubara yang kemudian bertransisi ke energi terbarukan. Indonesia telah mengidentifikasi terdapat 5,5 GW PLTU Batubara yang bisa masuk dalam proyek ini dengan kebutuhan pendanaan sebesar USD 25-30 miliar selama delapan tahun ke depan,” kata Menkeu Sri Mulyani dikutip Bernasnews.com dari akun instagramnya Rabu, 3 November 2021.

Menurut Menkeu, para pemimpin negara yang hadir dalam forum itu sangat antusias menanyakan dan mendukung instrumen pendanaan investasi hijau (green bonds dan blended finance) yang sudah dibentuk Indonesia

Presiden Joko Widodo diundang untuk menjadi pembicara pada World Leaders Summit on Forest and Land Use yang digelar di Scotish Event Campus, Glasgow, Skotlandia. Selain Presiden Jokowi, tampil juga di forum itu adalah PM Inggris dan Presiden Kolombia.

https://www.instagram.com/jokowi/

Presiden Jokowi membagi pengalaman dan pengetahuan Indonesia dalam pengelolaan hutan, antara lain keberhasilan Indonesia dapat dicapai karena menempatkan aksi iklim dalam konteks pembangunan berkelanjutan. Kebijakan pengelolaan hutan berkelanjutan harus memadukan pertimbangan lingkungan dengan ekonomi dan sosial.

Kemitraan dengan masyarakat juga diutamakan. Karena jutaan masyarakat Indonesia menggantungkan hidupnya dari sektor kehutanan. “Menafikan hal ini bukan saja tidak realistis, namun juga tidak akan sustainable,” tulis Presiden Jokowi di akun Instagram @jokowi. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here