Thursday, August 18, 2022
spot_img
spot_img
HomePendidikanIKDKI Gelar Webinar Tentang Pengembangan & Penguatan Kurikulum MBKM

IKDKI Gelar Webinar Tentang Pengembangan & Penguatan Kurikulum MBKM

bernasnews.com – Pengurus Cabang Ikatan Dosen Katolik Indonesia (IKDKI) Yogyakarta bekerjasama dengan Pengurus Pusat IKDKI menyelenggarakan webinar dengan topik Pengembangan & Penguatan Kurikulum MBKM (Merdeka Belajar-Kampus Merdeka), Jumat 24/6/22).

Tampil sebagai narasumber Prof Dr Agustinus Purna Irawan, Rektor Universitas Tarumanagara/ UNTAR Jakarta/Ketua Umum PP IKDKI), Romo Dr B Agus Rukiyanto SJ (Dosen Universitas Sanata Dharma/USD Yogyakarta) dan Yohanes Priadi Wibisono, ST, MM (Dosen Universitas Atma Jaya Yogyakarta/UAJY) dengan moderator Clara Hetty Primasari SC M.CS (Dosen Universitas Atma Jaya Yogyakarta/UAJY).

Menurut Prof Agustinus Purna Irawan, implementasi kurikulum MBKM penting untuk menciptakan generasi unggul dan kompeten.

Di samping itu, implementasi kurikulum tersebut untuk mempersiapkan generasi emas pada tahun 2045. Menurut Agustinus, implementasi kurikulum MBKM yang baik dan benar dapat menghasilkan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi (PT) yang optimal.

Prof Dr Agustinus Purna Irawan (Ketua Umum IKDKI). Foto: Humas UAJY

Untuk itu diperlukan sinergi dan kolaborasi antara PT dengan pemangku kepentingan (penta helix) yaitu Pemerintah, Dunia Usaha/Industri, Asosiasi Profesi, Komunitas Masyarakat dan Media Massa.

Sementra Romo Rukiyanto menjelaskan implementasi kurikulum MBKM di Prodi Pendidikan Agama Katolik USD. “Kami sementara menerapkan 2 kegiatan pembelajaran MBKM yaitu Asistensi Mengajar dan Magang di Paroki,” kata Kaprodi Pendidikan Agama Katolik USD.

Dikatakan, secara bertahap implementasi pembelajaran MBKM secara lengkap yaitu 8 kegiatan pembelajaran MBKM.

Sedangkan Priadi,Kaprodi Sistem Informasi FTI UAJY, mengatakan penerapan kurikulum MBKM diterapkan untuk mengurangi kesenjangan (gap) antara kurikukulum PT dengan kebutuhan dunia usaha/industri.

Tahapan atau langkah untuk menuju impelemntasi kurikulum MBKM harus disusun matakuliah capstone yaitu matakuliah puncak yang menggambarkan seluruh kompetensi mahasiswa berdasarjkan matakuliah yang dipelajari selama kuliah.

Webinar dikuti 100 peserta anggota IKDKI dari seluruh Indonesia dan peserta dosen bukan anggota IKDKI dari berbagai PT di tanah air.

“Acara webinar ini merupakan acara perdana dari IKDKI Cabang Yogyakarta,” kata Dr Y Sri Susilo, Humas Panitia Webinar yang juga Wakil Sekretaris IKDKI Cabang Yogyakarta dalam rilis yang dikirim kepada bernasnews.com.

Menurut Susilo, IKDKI Cabang Yogyakarta akan menyelenggarakan kegiatan akademik setiap 3 bulan sekali dalam bentuk diskusi, seminar dan riset.

Menurut Rektor UNTAR, Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) adalah program yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang bertujuan mendorong mahasiswa untu menguasai berbagai keilmuan untuk bekal memasuki dunia kerja.

Melalui kebijakan ini, Kampus Merdeka memberikan kesempatan kepada mahasiswa memilih mata kuliah yang akan mereka ambil. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengambil mata kuliah di luar program studi pada perguruan tinggi yang sama; mengambil mata kuliah pada program studi yang sama di perguruan tinggi yang berbeda; mengambil mata kuliah pada program studi yang berbeda di perguruan tinggi yang berbeda; dan/atau pembelajaran di luar perguruan tinggi.

Bentuk kegiatan pembelajaran sesuai dengan Permendikbud No 3 Tahun 2020 Pasal 15 ayat 1 dapat dilakukan di dalam Program Studi dan di luar Program Studi. Kegiatan pembelajaran MBKM  meliputi: (1) Pertukuran pelajar/mahasiswa, (2) Magang/praktik kerja, (3) Asistensi mengajar, (4) Proyek di desa, (5) Penelitian/riset,  (6) Kegiatan wirausaha, (7) Studi/proyek independen dan (8) Proyek kemanusiaan. (ted)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments