Home Pendidikan IHT Penulisan Artikel untuk Guru di SMP N 19 Purworejo

IHT Penulisan Artikel untuk Guru di SMP N 19 Purworejo

281
0
Kepala sekolah, guru dan komite sekolah SMPN 19 Purworejo sebagai peserta in house training penulisan artikel foto bersama narasumber praktisi pers YB Margantoro dan Agoes Widhartono di sekolah setempat, Jumat (19/9/2020). Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Tiga puluhan guru SMP Negeri 19 Purworejo, Jawa Tengah, mengikuti kegiatan In House Training (IHT) Penulisan Artikel di sekolah setempat, Jalan Magelang Km 12 Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (19/9). Diklat yang juga dihadiri komite sekolah ini dibuka resmi oleh kepala sekolah Drs Wahyudi Waluyojati MM.Pd dengan menampilkan narasumber praktisi pers dari Yogyakarta YB Margantoro dan Agoes Widhartono.

“Kami berharap, dengan kegiatan in house training penulisan artikel bagi guru ini dapat membuka wawasan, ketrampilan dan keberanian para guru dalam menulis artikel. Di satu sisi, kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan para guru, di sisi lain meningkatkan kualitas pembelajaran bagi siswa dan mensukseskan Gerakan Literasi Sekolah,” kata Wahyudi Waluyojati.

Sekolah yang berdiri sejak tahun 1983 dan telah meluluskan lebih dari 2.700 orang ini memang menekankan pengembangan literasi dari siswa dan guru. Telah puluhan judul buku dihasilkan siswa pada tahun terakhir ini. Karya buku para guru pun mulai menampak.

Guru Bahasa Indonesia Sri Widodo berpendapat, budaya literasi di sekolah secara umum saat ini belum menjadi konsumsi warga sekolah. Hal ini seharusnya bukan hanya menjadi tanggung jawab guru bahasa Indonesia, namun juga pengajar yang lain. Guru dan siswa hendaknya membiasakan membaca koran atau majalah.

Sedangkan guru IPS Nunuk SW menambahkan, pembelajaran IPS akan terasa menarik apabila dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Guru harus pandai memilih model pembelajaran yang menuntut pengembangan kreativitas siswa.

YB Margantoro menyambut gembira kegiatan Diklat Literasi, khususnya penulisan artikel. Dia berharap, komitmen menulis para guru agar konsistensinya dijaga, sehingga program GLS dapat terdorong maju dan berkembang. (lip)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here