Home News Hingga Rabu (15/4) Ada 5.986 Pemudik ke Kabupaten Sleman

Hingga Rabu (15/4) Ada 5.986 Pemudik ke Kabupaten Sleman

427
0
Ketentuan bagi pemudik yang menggunakan sepeda motor, mobil dan bus umum. Sumber : Kadinashub DIY

BERNASNEWS.COM – Meski pemerintah melarang atau meminta warga untuk sementara tidak mudik ke daerah asal sebagai salah satu upaya untuk memutus rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19, namun jumlah pemudik ke Kabupaten Sleman dari luar DIY setiap hari tetap tinggi. Sampai Rabu (15/4/2020) hingga pukul 15.30, tercatat ada 5.986 pemudik atau pendatang dari luar DIY ke Kabupaten Sleman.

Jumlah pemudik/pendatang ke Kabupaten Sleman rata-rata di atas 100 orang setiap hari. Dan pemudik/pendatang terbanyak terjadi pada 6 April 2020 yang mencapai 388 orang dan terendah terjadi pada 7 April 2020 yang berjumlah 97 orang. Dan pada Rabu (15/4/2020), ada 124 orang yang mudik atau datang ke Sleman sehingga total mencapai 5.986 orang.

Shavitri N Dewi, Kabag Humas Pemkab Sleman yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sleman dalam rilis yang dikirim ke Bernasnews.com, Kamis (16/4/2020) menyebutkan, para pemudik datang ke 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Sleman dengan jumlah pemudik terbanyak di Kecamatan Mlati sebanyak 476 orang disusul Kecamatan Depok sebanyak 426 pemudik. Sementara pemudik paling sedikit di Kecamatan Cangkringan yang hanya 170 orang hingga Rabu (15/4/2020).

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sleman mencatat orang mudik ke Sleman mulai 2 April 2020 dengan jumlah 3.444 orang. Dan sejak itu, jumlah pemudik tidak pernah berkurang atau menurun tapi justru terus meningkat hingga Rabu (15/4/2020) mencapai 5.986 orang. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here