Home News Hidupkan Gereja dan Negara, Vaksinasi Bela Rasa di Gereja Gamping

Hidupkan Gereja dan Negara, Vaksinasi Bela Rasa di Gereja Gamping

377
0
Peserta vaksinasi melakukan skrinning terakhir setelah vaksin dengan para petugas kaum muda Gereja Gamping, Jumat (27/8). Foto : Kiriman KOMSOS Gamping

BERNASNEWS.COM – Vikaris Episkopal (Vikep) Kevikepan Yogyakarta Barat Romo AR Yudono Suwondo Pr mengajak kaum muda dan umat Gereja untuk menghidupkan Gereja dan Negara dengan bagian-bagian yang dapat diambil bersama masyarakat umum.

“Dengan terlaksananya vaksinasi ini diharapkan mampu menolong masyarakat, tidak hanya umat Katolik saja namun juga siapa saja yang ada di lingkungan sekitar Gereja Gamping. Karena semakin banyak orang yang divaksin, maka Indonesia akan pulih. Saya juga mengapresiasi untuk semua yang terlibat dalam kegatan ini, namun juga turut bangga dengan rekan-rekan muda kita karena bersedia membantu dengan sukarela,” kata Romo Yudono di Gereja Maria Assumpta Gamping, Sleman,Yogyakarta, Jumat (27/8/2021).

Paroki Santa Maria Assumpta Gamping, Sleman, Yogyakarta pada kesempatan itu menyelenggarakan layanan vaksinasi Sinovac tahap (dosis) satu secara umum yang diikuti sekitar 1.000 umat dan warga sekitar Gamping di halaman Gereja setempat.

Pada kesempatan ini, Romo Paroki Santa Maria Assumpta Gamping Romo Yoseph Nugroho Tri Sumartono, Pr mengemukakan, kegiatan ini berawal dari obrolan antara Romo Paroki dengan teman-teman relawan Kevikepan Yogyakarta Barat. “Ya obrolan yang mengarah pada bagaimana agar pandemi ini mereda, dan salah satu caranya adalah dengan vaksinasi itu,” kata Romo Nugroho.

Seorang tenaga kesehatan RS. Panti Rapih Yogyakarta melakukan penyuntikan vaksin kepada seorang peserta vaksinasi di Gereja Gamping, Sleman,Yogyakarta, Jumat (27/8). Foto : Kiriman KOMSOS Gamping

Kegiatan Vaksinasi Bela Rasa untuk Negeri ini melibatkan beberapa pihak antara lain  Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY, Rumah Sakit Panti Rapih, Karina KAS, Pemuda Katolik Komda DIY dan Relawan Kybar.

Romo Yudono menambahkan, Paroki Gamping adalah salah satu Paroki yang mau dan mampu untuk menyelenggarakan kegiatan vaksinasi ini, sehingga pihaknya mulai mencari informasi terkait penyelenggaraan vaksinasi ini dan mengurus bersama.

Menurut dia, persiapan ini dilakukan selama kurang lebih satu bulan dengan alur yang tidak mudah, karena banyak yang harus dipersiapkan. Tidak hanya Paroki Gamping saja yang menyelenggarakan kegiatan vaksinasi ini, namun ada beberapa Paroki lainnya di Yogyakarta yang juga menyelenggarakan kegiatan serupa seperti Paroki Pakem, Paroki Medari, dan Paroki lainnya.

“Saya bersyukur, karena menunjukkan bahwa Gereja ini di masa pandemi tidak diam saja, bahkan tidak hanya mendoakan bagi dirinya sendiri, namun juga ikut menyumbangkan untuk masyarakat juga salah satunya adalah menyediakan layanan vaksinasi ini,” kata dia.

Menjawab pertanyaan, Romo Yudono mengatakan, untuk selanjutnya kegiatan Relawan Kevikepan Yogyakarta Barat akan dilanjutkan. Selain melihat kondisi pandemi saat ini, juga mewaspadai daerah-daerah yang rawan bencana, seperti daerah rawan kecelakaan, daerah rawan klitih, sehingga kegiatan kerelawanan ini perlu dibuat untuk jangka panjang. (YB Margantoro, umat Paroki Santa Maria Assumpta Gamping, Sleman, Yogyakarta)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here