Hentikan Kejahatan Jalanan, Bupati Sleman Panggil Sejumlah Pejabat

    67
    0
    Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengunjungi korban kejahatan jalanan. Foto: tangkapan layar video di [email protected]

    BERNASNEWS.COM – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo memanggil sejumlah pejabat dari Kepala Dinas Perhubungan, Dinas Pemuda dan Olahraga, P3AP2KB, Satpol PP dan Kominfo. Hal dilakukan untuk mencari solusi dan menggagas upaya untuk menghentikan tindak kejahatan jalanan yang selama ini dikenal dengan istilah klithih.

    Pagi ini saya memanggil kepala dinas mulai dari perhubungan, pemuda dan olahraga, P3AP2KB, Satpol PP dan Kominfo untuk menggagas langkah menghentikan tindakan kejahatan jalanan,” cuit Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dalam akun twitternya yang diunggah pada Rabu 5 Juni 2022 pukul 20.19 WIB.

    Di antara langkah yang dilakukan, menurut Bupat Sleman Kustini Sri Purnomo, adalah dengan memasang CCTV yang diperbanyak di berbagai tempat, menghidupkan lampu-lampu penerangan jalandan memperluas area patroli. Selain itu, memperbanyak ruang ekspresi dan kreasi serta pendampingan bagi anak-anak pelaku kejahatan jalanan maupun para orangtua sampai ke tingkat dasawisma, RT, RW dan padukuhan.

    Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menengok korban kejahatan jalanan. Foto: tangkapan layar video di [email protected]

    Saya minta agar cctv diperbanyak, lampu penerangan jalan dihidupkan, area patroli diperluas. Serta memperbanyak ruang ekspresi dan kreasi serta pendampingan hingga tingkat dasawisma, RT, RW dan Padukuhan,” tambah Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo.

    Dalam video yang diunggah di akun twitternya, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan bahwa klithih harus dikikis bersama-sama. Selain menghidupkan lampu-lampu jalan, juga dilakukan patroli bersama dinas sosial, dinas kesehatan, psikolog, kominfo, dibantu Polres Sleman dan sebagainya. Bahkan patroli keliling dilkukan mulai Rabu malam.

    Bagi yang melanggar hukum akan diproses secara hukum bila usianya memenuhi syarat, sementara bagi pelaku yang di bawah umur akan dibina bersama-sama.

    “Saya berharap bagi semua masyarakat yang kagungan putra putri ataupun remaja kalau sudah jam 9 malam ya harus pulang,” kata Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo. (lip)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here