Home News Heboh Diduga Meteor Jatuh di Kawah Gunung Merapi, Inilah Foto Penampakanya

Heboh Diduga Meteor Jatuh di Kawah Gunung Merapi, Inilah Foto Penampakanya

241
0
Foto penapakan diduga meteor yang jatuh di Kawah Gunung Merapi,yang diambil dari lokasi Batu Alien, Kamis (27/5/2021), pukul 23:07 WIB, di Kaliadem, Cangkringan, Kabupaten Sleman, DIY. (Foto: Dok. Gunarto Song)

BERNASNEWS.COM — Heboh dan viral di media sosial, beredar foto yang diduga luncuran meteor jatuh dari angkasa jatuh dan masuk di kawah Gunung Merapi, Yogyakarta. Foto tersebut beredar di salah satu Twitter @merapi_undercover pada Jumat, 28 Mei  2021.

Menurut sumber foto diduga meteor jatuh di puncak Merapi tersebut diambil oleh seorang fotografer asal Jakarta. Foto itu diunggah oleh sang fotorafer di akun Instagram miliknya @gunarto_song pada Jumat (28/5/2021), dengan diberi keterangan foto (caption) “Meteor jatuh di puncak Gunung Merapi?? Kali Adem, Cangkringan, Yogyakarta (27 Mei 2021 jam 23.07 WIB)”.

Saat dikonfirmasi, Gunarto Song mengaku bahwa dirinya tidak menyangka bisa mendapatkan hasil jepretan foto itu, yang diambil dari lokasi Batu Alien, Kamis (27/5/2021), pukul 23:07 WIB, di Kaliadem, Cangkringan, Kabupaten Sleman, DIY.

“Kebetulan sudah selama 4 bulan sejak Februari hingga Mei memang berburu foto Gunung Merapi dari sunrise, sunset dan lava di malam hari. Dan malam itu sedang berburu foto dengan view bulan purnama 98 persen,” ungkap Gunarto.

Hasil foto penampakan yang diduga meteor jatuh di puncak Gunung Merapi yang dipotret dari kawasan Kali Adem, Cangkringan, Sleman, DIY, Kamis (27/5/2021). Foto: Dok. Gunarto Song.

Dikatakan Gunarto, bahwa dirinya sangat yakin tiba-tiba melihat ada cahaya terang banget jatuh dari atas ke bawah menuju puncak dalam hitungan detik. Sangat terang dan cepat. “Itu foto asli, speed kamera saya ambil 4 detik. Lihat awan yang di atas gunung, ada ambience dan cahaya itu,” ujarnya.

Gunarto tak menduga jika akan ada hasil foto tersebut. Ia juga menjelaskan bagaimana foto tersebut diambil sehingga tampat diduga meteor jatuh di puncak Gunung Merapi. “Sebelum kejadian saya menggunakan long exposure 60-120 detik dalam memotret Merapi. Setelah selesai melakukan pemotretan dan kamera sudah saya bereskan masuk tas, mendadak muncul banyak awan,” ungkap Gunarto.

Melihat hal itu, Gunarto mengurungkan niatnya untuk membereskan kamera dan kembali memotret Gunung Merapi. “”Akhirnya saya memutuskan melakukan pemotretan kembali dengan speed lebih pendek hanya 4 detik, dengan harapan awan masih berbentuk awan,” ucap fotografer itu.

Setelah mulai pencet shutter, lanjut Gunarto, saat itu juga muncul cahaya terang itu dalam hitungan 1 detikan. “Kalau pakai 60-120 detik kumpulan awan akan berbentuk motion halus atau tidak berbentuk awan lagi,” ujarnya kala menceritakan kondisi saat pengambilan gambar yang menghasilkan tangkapan foto diduga meteor jatuh di puncak Merapi itu.

Sementara pihak Observer Stasiun Geofisika Kelas I Sleman Arin Kuncahyani mengatakan, bahwa dari pantauan tak ada getaran terekam terkait kejadian diduga meteor jatuh di puncak Gunung Merapi. “Informasi meteor berada dibawah kewenangan LAPAN bukan di BMKG. Namun hasil pantauan data seismik di BMKG tidak ada getaran yang terekam jika terjadi benturan meteor di kawasan Merapi,” paparnya ketika dikonfirmasi.

Hingga berita ini diturunkan masih belum ada konfirmasi dari pihak LAPAN atas viralnya foto diduga meteor jatuh di kawasan Gunung Merapi, Yogyakarta itu. (Feva)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here