Home News Hasil Rapid Test Reaktif, 20 Pedagang Pasar di DIY Masuk Karantina

Hasil Rapid Test Reaktif, 20 Pedagang Pasar di DIY Masuk Karantina

247
0
Data kasus Covid-19 Kabupaten Sleman pada Rabu (10/6/2020). Sumber : Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sleman

BERNASNEWS.COM – Pada Rabu (10/6/2020) hingga pukul 14.00, sebanyak 24 pedagang pasar di DIY mengikuti rapid test dan 20 di antaranya hasilnya reaktif. Mereka pun langsung masuk karantina d Asrama Haji Rngroad Utara Sleman. Dengan demikian, sampai Rabu (10/6/2020) ada 30 orang yang dikarantina di asrama haji.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sleman Dr Shavitri Nurmaladewi MA yang mengutip data dari Gugus Tugas Covid-19 DIY dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com, Rabu (10/6/2020) mengatakan, selain melakukan rapid test terhadap pedagang pasar, dari hasil swab ada 6 orang negatif dan diizinkan pulang dan 1 positif lanjut rujuk ke RSUD Sleman.

Sementara dari hasil pemeriksaan laboratorium dan terkonfirmasi positif pada Rabu (10/6/2020) ada tambahan 1 kasus positif, sehingga total kasus positif Covid-19 di DIY menjadi 250 kasus. Kasus positif tersebut adalah Kasus 252 seorang laki laki berusia 35 tahun asal Sleman dengan riwayat PDP rujukan dari Sidoarjo.

Sedangkan dari laporan kesembuhan kasus positif, ada 3 kasus sembuh pada Rabu (10/6/2020) sehingga total kasus sembuh menjadi 194 kasus. Ketiga kasus sembuh tersebut adalah Kasus 225 perempuan berusia 46 tahun asal Sleman, Kasus 226 perempuan berusia 65 tahun asal Sleman dan Kasus 239 laki-laki berusia 38 tahun asal Bantul.

Selan itu, menurut Evie, ada seorang PDP meninggal dunia dalam proses laboratorium dan sudah dilakukan swab yakni seorang laki-laki berusia 78 tahun asal Sleman dengan riwayat paru-paru.

Sehari sebelumnya, Selasa (9/6/2020), ada tambahan 2 kasus postif Covid-19 di DIY yakni Kasus 250 laki-laki berusia 39 tahun asal Bantul dengan riwayat pelaku perjalanan dari Jakarta dan Kasus 251 perempuan 34 tahun asal Gunung Kidul hasil tracing kontak kasus 243.

Sementara itu ada 6 kasus dinyatakan sembuh, sehingga jumlah kasus sembuh di DIY menjadi 191 kasus. Keenam orang yang sembuh tersrbut adalah Kasus 146 laki laki berusia 26 tahun asal Bantul, Kasus 175 laki-laki berusia 56 tahun asalh Gunung Kidul, Kasus 196 laki laki berusia 26 tahun asal Sleman, Kasus 201 perempuan beru ia 25 tahun asal Sleman, Kasus 227 perempuan berusia 25 tahun asal Sleman, Kasus 229 perempuan berusia 36 tahun asal Kota Yogyakarta.

Sedangkan seorang PDP meninggal dalam proses laboratorium dan sudah diswab yakn perempuan berusia 61 tahun asal Bantul dengan riwayat kanker usus. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here