Home Pendidikan Hari Pertama “Masuk” Sekolah, Siswa Mengikuti Upacara secara Online

Hari Pertama “Masuk” Sekolah, Siswa Mengikuti Upacara secara Online

136
0
Siswa SD Marsudirini, Yudhistira, mengikuti jalannya upacara pembukaan tahun ajaran baru melalui siaran langsung media sosial, Senin (13/7/2020). Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Hari pertama “masuk” sekolah di SD Marsudirini Yogyakarta pada awal tahun ajaran baru 2020/2021, Senin (13/7/2020), tak seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Jika pada tahun-tahun sebelumnya, hari pertama masuk sekolah begitu ramai, karena ada siswa/siswi baru kelas I bersama para orangtua masing-masing yang ikut mengantar, namun kali ini tampak sepi. Hanya kepala sekolah dan seorang guru yang hadir untuk memimpin upacara pembukaan tahun ajaran baru secara online.

Sebab, dalam masa pandemi Covid-19, anak-anak ”masuk” sekolah melalui layar media sosial, seperti Instagram dan facebook secara live. Mereka pun mengikuti jalannya upacara sekolah yang digelar para guru di halaman sekolah yang telah berusia 100 tahun tersebut.

“Seluruh kegiatan pembukaan tahun ajaran baru yang dikemas dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah tidak melibatkan siswa. Peserta didik ”masuk” sekolah melalui siaran langsung di media sosial instagram dan facebook,” kata FX Oktaf Laudensius, Kepala SD Marsudirini, kepada wartawan, Senin (13/7/2020).

Mesk hanya melalui medsos, namun siswa/i di rumah tetap mengenakan seragam lengkap merah putih dan tanda pengenal. Mereka mengikuti jalannya upacara tahun ajaran baru mulai pukul 07.00 di rumah. Meskipun tidak mengikuti secara langsung di sekolah tapi mereka tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Ini tampak dari yang mengikuti siaran langsung di instagram dan facebook.

Siswa SD Marsudirini, Yudhistira, mengikuti jalannya upacara pembukaan tahun ajaran baru secara online, Senin (13/7/2020). Foto : Istimewa

Menurut Oktaf, tema masa pengenalan kali ini adalah Tetap Semangat Belajar di Tengah Wabah Covid-19‘ dan berlangsung selama tiga hari, 13-15 Juli 2020. Selain mengenalkan lingkungan sekolah, siswa berkenalan dengan para guru yang bakal mengajar di kelas baru. Mereka juga menyaksikan sejumlah hiburan dari para guru.

”Dalam kondisi apa pun, anak-anak diharapkan tetap bisa mengembangkan bakat, talenta dan kemampuan bersama kami di sini,” ujar Oktaf saat menyambut siswa baru.

Usai upacara, siswa dihibur dengan permainan sulap. Kepala sekolah dan seorang guru serba bisa, Giri Wijaya, menghibur siswa dengan pertunjukkan sulap diselingi canda tawa. Siswa yang mengikuti dari rumah sangat antusias, terlihat dari komentar-komentar di instagram maupun facebook. Pada hari kedua, siswa mendapat hiburan pantomim, kolintang dan lainnya. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here