Home News Hari Jantung Sedunia 2021: “Memanfaatkan Teknologi Digital untuk Pengelolaan PKV”

Hari Jantung Sedunia 2021: “Memanfaatkan Teknologi Digital untuk Pengelolaan PKV”

70
0
Dari kiri dr. Dyah Wulan Anggraheni, Ph.D, Sp.JP(K) selaku Ketua Jogja Cardiology Update 2021, dr. Bagus Andi Pramono, Sp.JP selaku Ketua World Heart Day PERKI Cabang Jogja dan dr. Irsad Andi Arso Sp.PD M.Sc Sp.JP(K) selaku Ketua PERKI Cabang Jogja saat memaparkan kegiatan Hari Jantung Sedunia 2021 pada awak media, Selasa (28/9/2021). Foto: Nuning Harginingsih/ Bernasnews.com.

BERNASNEWS.COM — Saat dunia berjuang untuk melawan Covid-19, kita disadarkan lagi akan pentingnya kesehatan kita dan orang yang kita cintai. Untuk 520 juta orang yang hidup dengan Penyakit Kardiovaskular (PKV) di seluruh dunia, Covid-19 sangat mengkhawatirkan bagi mereka.

Demikian disampaikan disampaikan oleh dr. Irsad Andi Arso Sp.PD M.Sc Sp.JP(K) selaku Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Jogja saat jumpa pers dalam rangka peringatan Hari Jantung Sedunia 2021, Selasa (28/9/2021), di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.

Kegiatan ini juga dihadiri dr. Bagus Andi Pramono, Sp.JP selaku Ketua World Heart Day PERKI Cabang Jogja dan dr. Dyah Wulan Anggraheni, Ph.D, Sp.JP(K) selaku Ketua Jogja Cardiology Update 2021.

“Penyakit kardiovaskular (PKV) tetap menjadi pembunuh nomor satu di dunia, mengakibatkan
18,6 juta kematian per tahun,” ungkap dr. Irsad.

Dengan berbagai macam penyebab, lanjut dr. Irsad, mulai dari merokok, diabetes, tekanan darah tinggi dan obesitas, hingga polusi udara. “Dan kondisi yang kurang umum seperti penyakit Chagas dan amiloidosis jantung,” bebernya.

dr. Irsad Andi Arso Sp.PD M.Sc Sp.JP(K) selaku Ketua PERKI Cabang Jogja (kanan) saat memberikan penjelasan kegiatan dalam rangka peringatan Hari Jantung Sedunia 2021. (Nuning Harginingsih/ Bernasnews.com)

Tema Hari Jantung Sedunia 2021 adalah ‘Use Heart to Connect’, bahwa krisis kesehatan yang kita alami menyadarkan kita akan kebutuhan mendesak untuk menemukan cara yang berbeda dan inovatif untuk menghubungkan masyarakat dengan akses kesehatan jantung, terutama di area dan komunitas sumber daya yang lebih rendah.

“Memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kesadaran, pencegahan, dan pengelolaan PKV secara global adalah tujuan kita untuk Hari Jantung Sedunia 2021. Telehealth memiliki peran penting dalam era pandemi ini,” jelas Ketua Perki Cabang Jogja itu.

Sementara tema ‘Use Heart to Connect’ sendiri adalah tentang menggunakan pengetahuan, kasih sayang, dan pengaruh Anda untuk memastikan Anda, orang yang Anda cintai, dan komunitas tempat Anda menjadi bagian memiliki kesempatan terbaik untuk menjalani kehidupan yang sehat untuk jantung.

“Slogan ini menghubungkan kita dengan jantung kita sendiri, memastikan bahwa kita
mendorong dan memelihara mereka sebaik mungkin, dan menggunakan teknologi digital
untuk menghubungkan setiap orang, di mana saja,” imbuh dr. Bagus.

Dikatakan, bahwa tujuan Hari Jantung Sedunia adalah meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa PKV, termasuk penyakit jantung dan stroke, merupakan penyebab utama kematian di dunia yang merenggut 18,6 juta jiwa setiap tahun, dan menyoroti tindakan yang dapat dilakukan setiap individu untuk mencegah dan mengendalikan PKV.

“Ini bertujuan untuk mendorong tindakan untuk mendidik masyarakat bahwa dengan mengendalikan faktor risiko seperti penggunaan tembakau, pola makan yang tidak sehat dan aktivitas fisik. Setidaknya 80 persen kematian dini akibat penyakit jantung dan stroke dapat dihindari,” terang dr. Bagus.

Tahun ini PERKI Cabang Yogyakarta mengadakan rangkaian kegiatan untuk menyemarakkan
Hari Jantung Sedunia. Berbagai kegiatan antara lain podcast edukasi awam tentang penyakit jantung di beberapa rumah sakit, konfrensi pers, webinar, healt talk di televisi dan radio, IG live terkait peringatan.

Juga pemilihan delegasi kandidat pasanagan Duta Edukasi Jantung dan Pembuluh Darah Yogyakarta diadakan untuk lebih mendekatkan anggota PERKI kepada masyarakat sekaligus mengkampanyekan pencegahan penyakit jantung. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here