Home News Hadirkan Beras Berkualitas dari Petani Lokal, ACT Luncurkan Lumbung Beras Wakaf

Hadirkan Beras Berkualitas dari Petani Lokal, ACT Luncurkan Lumbung Beras Wakaf

210
0
Presiden ACT, Ahyudin menyerahkan cindera mata kepada Purwadi Setiyono, Asisisten Pemerintahan dan Kesra kabupaten Blora. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM – Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan Lumbung Beras Wakaf (LBW), di Blora,​ Rabu (4/12/2019). LBW hadir sebagai program pengadaan beras untuk kebutuhan-kebutuhan kemanusiaan, misalnya saja pada kondisi bencana maupun untuk warga prasejahtera.

Program ini memiliki gudang logistik dan peralatan produksi beras untuk mengolah beras-beras berkualitas petani di Blora. Aktivitas LBW pun memberdayakan petani-petani lokal.

“Lumbung Beras Wakaf hadir menjawab permasalahan umat, yakni kemiskinan dan ketahanan pangan. Kemiskinan menjadi masalah utama negeri ini, ditambah kondisi ekonomi negeri yang belum membaik, menjadikan sebagian masyarakat sulit dalam menopang kebutuhan hidup sehari-hari terutama terkait kebutuhan pangan,” kata Ahyudin, Ketua Dewan Pembina ACT ​

Lebih lanjut, Lumbung Beras Wakaf menjadi salah satu program unggulan lembaga untuk menggerakkan kepedulian umat dalam mengatasi masalah pangan dari sisi hulu.

Saat ini, program telah dikelola oleh mayoritas para petani kecil yang ada di Desa Jipang. Hal ini karena mayoritas dari 2.200 penduduk merupakan buruh tani dengan kondisi jika waktu panen selesai, para buruh tani tidak memiliki pekerjaan lain. Melalui program ini, para petani Desa Jipang tidak perlu lagi menjual gabah hasil panen ke tengkulak. Harga gabah pun ditetapkan sesuai dengan kesepakatan antara pengurus LPW dengan petani.

Direktur Program ACT Wahyu Novyan ​juga menambahkan, keberadaan LPW sebagai induk program dari LBW berupaya meningkatkan kesejahteraan petani dengan melakukan beberapa tahapan.

“Ada beberapa tahapan yang kami lakukan. Pertama, penyediaan lahan pertanian. Wakaf pangan mencoba menjaga lahan agar tidak dialihfungsikan ke hal lain dengan jaminan status wakaf lahan. Kedua, kami melakukan pembelian hasil panen di atas harga pasar sehingga lebih menguntungkan petani. Ketiga, kami lakukan pendampingan petani, seperti budidaya pertanian berupa standardisasi benih, pengolahan lahan, penanaman dan perawatan serta pengolahan pascapanen. Keempat, pendirian Lembaga Keswadayaan Wakaf Desa (LKWD). Selain itu, kami juga menyediakan pabrik pengolahan padi berupa ​huller & drying,” tutupnya.

Dengan tanah kelola seluas 98 ha di Blora, program Lumbung Beras Wakaf (sub-program LPW) akan mendukung beberapa program pangan seperti ​Beras untuk Santri (BERISI) untuk memenuhi kebutuhan beras di pesantren-pesantren, ​Humanity Rice Truck yang akan mendistribusikan beras bagi keluarga prasejahtera, ​Humanity Food Truck yang siap memberikan makanan siap santap bagi masyarakat prasejahtera, serta untuk menyuplai kebutuhan ​Ritel Wakaf ​untuk diperjualbelikan kepada publik.

Pada peluncurannya, LBW mendistribusikan 5 ton beras kepada 1.000 warga prasejahtera di Desa Jipang, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Bantuan beras ini disambut positif oleh warga Desa Jipang yang menerimanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here