Home News Hadapi New Normal Makorem Disemprot Disinfektan dan Diasapi

Hadapi New Normal Makorem Disemprot Disinfektan dan Diasapi

246
0
Korem 072/Pamungkas bekerjasama dengan PT Insan Lestari Andalan melakukan penyemprotan disinfektan dan pengasapan di ruang-ruang kerja, Sabtu (18/7/2020). Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 yang sampai saat ini belum berakhir, Korem 072/Pamungkas bekerjasama dengan PT Insan Lestari Andalan melakukan penyemprotan disinfektan dan pengasapan di ruang-ruang kerja Makorem, Sabtu (18/7/2020).

Pengasapan massal dilaksanakan di seluruh ruangan Markas Komando Resor Militer (Makorem) 072/Pamungkas Yogyakarta dengan menggunakan mesin dan teknologi khusus pembasmi virus, bakteri dan kuman. Kegiatan ini sebagai bagian dari pencegahan penyebaran Covid-19.

“Seluruh ruangan kami semprot. Semua ruangan dan tempat atau titik yang banyak digunakan dan memiliki aktivitas yang tinggi,” tutur Mayor Arh Asil Harjanta, Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Korem 072/Pamungkas, seperti dikutip Kapenrem 07/Pmk Mayor Arm Mespan dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com, Sabtu (18/7/2020).

Penyemprotan disinfektan dan pengasapan di ruang-ruang kerja, Makorem 07/Pmk, Sabtu (18/7/2020). Foto : Istimewa

Menurut Mayor Arh Asil Harjana, sebanyak 15 personel TNI diterjunkan pada kegiatan penyemprotan dengan menggandeng PT Insan Lestari Andalan selaku pihak penyedia peralatan dan cairan asap untuk penyemprotan. Ruangan-ruangan utama mulai dari ruang kerja Danrem Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan hingga ruangan Kasi-Kasi tak luput dari pengasapan.

Mayor Arh Asil menyebutkan sebenarnya secara periodik setiap Senin dan Kamis kami melaksanakan penyemprotan di kawasan Makorem Pamungkas. Demikian juga secara mandiri dilakukan Kodim dan Koramil jajaran Korem Pamungkas.

“Tapi kalau pengasapan kami belum, karena terkendala dana dan cairan disinfektan. Tapi kalau untuk penyemprotan kami buat sendiri dari cairan pembersih lantai yang dicampur air, tapi ini sudah memenuhi standar minimal yang ditetapkan Dinas Kesehatan,” papar perwira yang pernah menjadi Kepala Penerangan (Kapenrem) 072/Pamungkas ini.

Kegiatan pengasapan di ruang-ruang kerja, Makorem 07/Pmk, Sabtu (18/7/2020). Foto : Istimewa

Sementara Faisal Iman Utama, Direktur PT Insan Lestari Andalan, mengatakan, teknologi pengasapan yang dilakukan pihaknya disebut nano fogger. Teknologi ini mengubah asap konvensional ke asap berukuran nano sehingga mampu menembus ke seluruh ruangan.

Dia mengklaim teknologi ini mampu membunuh kuman 100 persen dengan tingkat keamanan bagi manusia mencapai 90,99 persen. “Ruangan sebelum disemprot itu diuji kesehatan udaranya dahulu utk menghitung kadar koloni bakterinya, ditunggu 30 menit lalu disemprot, kemudian ditunggu 30 menit dan dicek lagi,” tandas Faisal. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here