Home News Hadapi Mahasiswa di Era Digital, Dosen Dituntut Tinggalkan Pembelajaran Konvensional

Hadapi Mahasiswa di Era Digital, Dosen Dituntut Tinggalkan Pembelajaran Konvensional

346
0
Suasana pelatihan Bimtek AA oleh Kementerian Pertanian bekerja sama dengan UNY di Yogyakarta, Senin (24/2/2020). (Foto: jay)

BERNASNEWS.COM – Di era yang serba digital sekarang ini, para dosen dituntut untuk mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Penerapan pembelajaran kelas yang masih konvensional membuat mahasiswa kerap merasa bosan dan tak bersemangat untuk mempelajari ilmu dalam perkuliahan.

“Mahasiswa yang dihadapi inikan mahasiswa milenial, mahasiswa yang melek digital. Jadi tidak mungkin lagi metode pembelajaran secara konvensional, itu akan sangat membosankan,” ujar Inneke Kusumawaty, Kepala Bidang Kelembagaan dan Ketenagaan Kementerian Pertanian RI, saat Bimtek AA di Yogyakarta, Senin (24/2/2020).

Ia menuturkan bahwa para dosen dituntut untuk kreatif serta adaptif dalam menggunakan IT saat memberikan pembelajaran. Sehingga, pembelajaran bisa menjadi lebih menarik bagi para mahasiswa. Selain itu, pembelajaran yang menarik berpeluang untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa serta mampu mendorong mahasiswa untuk mengembangkan diri.

Para dosen dituntut untuk memiliki 4 kompetensi yaitu pedagogi, penguasaan substansi, kepribadian, serta sosial. Tak hanya itu, para dosen juga dituntut untuk membuat silabus hingga mengembangkan bahan ajar yang dikombinasikan dengan teknologi yang ada.

“Bahan ajar bisa online dengan elearning, multimedia, atau cetak. Sehingga di awal semester mereka (para dosen) sudah memiliki kesiapan untuk bahan ajar,” ujar Sunaryo Sunarto, Kepala Pusat Inovasi Pendidikan dan Pengembangan Pembelajaran LPPMP UNY.

Ia mengatakan bahwa dosen sekarang ini masih banyak yang cenderung meniru metode pengajaran dosen terdahulu untuk diterapkan pada mahasiswa sekarang ini.

“Padahal standar pendidikan tinggi sekarang ini itu harus ada student learning jadi bagaimana mengaktifkan mahasiswa untuk belajar. Sehingga belajar merasa menyenangkan,” ujarnya. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here