Home Opini Guru di Era Pandemi Covid-19

Guru di Era Pandemi Covid-19

297
0
Ambrosius Susilo Adi, Guru Kelas SD Marsudirini St. Theresia Boro, Kabupaten Kulon Progo, DIY. (Foto: Dok. Pribadi)

BERNASNEWS.COM — Pada dasarnya menjadi guru adalah tugas yang mulia. Namun perlu kita sadari, pada saat ini dunia pendidikan mengalami perubahan yang sangat drastis. Dimulai dari pendidikan tatap muka di sekolah kini harus melalui daring dan luring yang sangat banyak menyita waktu, tenaga, dan biaya.

Melalui kejadian ini banyak sekali kendala yang kita hadapi, mulai dari orang tua yang tidak mempunyai handphone (HP), mempunyai HP tetapi tidak dapat kuota/paket layanan internet, harga kuota internet yang terbilang mahal, sampai dengan sinyal internet yang kerap kali jelek. Hal ini menjadi keprihatinan kita karena merupakan kendala yang sangat mendasar di dalam proses belajar mengajar di era pandemic Covid-19 saat ini.

Menyikapi kejadian ini pihak guru, orang tua, dan anak harus selalu dan tetap bersinergi dalam menciptakan belajar yang konduksif, sehinggga segala kegiatan belajar anak dapat maksimal walau harus belajar dari rumah. Karena cara belajar anak akan berhasil jika guru, orang tua, siswa saling bekerja sama. Guru tidak mungkin melepas begitu saja atas perkembangan siswa walau dengan belajar dari rumah.

Peran guru dalam masa pandemi Covid -19 ini, tentunya menjadi perenungan bagi para pendidik. Apakah sudah maksimal dalam membantu, memberikan ilmu dan mendidik dengan benar dan dapat dipertanggung jawabkan. Peran guru dengan teknologi IT, membuat guru-guru yang tidak muda lagi banyak mengalami kesulitan, berulang kali mencoba memanfaatakan teknologi yang sudah sangat modern walau dengan berulang-ulang dan akhirnya mampu menyelesaiakan.

Namun kita juga patut bangga banyak pula guru yang profesional dan fasih dalam menggunakan teknologi yang berkembang sangat cepat. Jika para guru tidak bangkit dan tidak mengikuti perkembangan, pasti akan ketinggalan. Meskipun banyak kekurangan semangat dan jiwa mendidik selalu tertanam dan ingin memberikan yang terbaik untuk anak didiknya.

Peran orang tua pun sangat luar biasa terlebih orang tua harus mendampingi putra-putrinya belajar, ikut mendampingi putra-putrinya berproses. Banyak orang tua yang dengan lancar mendampingi anak-anaknya, tetapi jangan lupa banyak pula orang tua yang kebingungan mendampingi anak-anaknya, yang disebabkan karena tingkat pendidikan orang tua yang tidak sesuai, atau justru pelajaran yang dahulu orang tua terima yang sekarang dipelajari oleh anak-anak  berbeda dengan yang diterima ketika dahulu orang tua belajar.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah kesiapan siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar saat ini. Semangat belajar siswa harus terus menerus dijaga dengan berbagai macam cara yang dapat membuat siswa tetap antusias dan mengerti mengenai materi pelajaran yang diberikan walaupun tanpa bertatap muka. Kadang kala pula siswa mengalami kejenuhan dengan rutinitas belajar yang hanya menghitung dan menulis. (Ambrosius Susilo Adi, Guru Kelas SD Marsudirini St. Theresia Boro, Kabupaten Kulon Progo, DIY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here