Home Seni Budaya Guru Bahasa Jawa jadi Ujung Tombak Keistimewaan DIY

Guru Bahasa Jawa jadi Ujung Tombak Keistimewaan DIY

1218
0
Peserta Revitalisasi MGMP Bahasa Jawa Guru SMA/SMK Provinsi DIY tahun 2019 yang berlangsung di Hotel Griya Persada Kaliurang, Yogyakarta, Senin (2/9/2019). Foto : Arpeni Rahmawati SPd.

BERNASNEWS.COM — Bahasa Jawa di DIY sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan. Karena itu, dalam mata pelajaran Bahasa Jawa nilai-nilai luhur disampaikan kepada anak didik di kelas. Falsafah Nyawiji, Greget, Sengguh Nora Mingkuh diharapkan bukan hanya semboyan semata, namun juga ditanamkan dalam jiwa ketika proses pembelajaran. Sehingga nilai-nilai luhur budaya Jawa dapat tercermin dalam karakter anak didik.

Karena itu, melalui kegiatan Revitalisasi MGMP Bahasa Jawa Guru SMA/SMK tahun 2019 yang berlangsung selama 4 hari ini diharapkan dapat membentuk guru-guru Bahasa Jawa yang mendampingi anak didik menuju visi pembangunan DIY tahun 2025 sebagai pusat pendidikan, budaya dan tujuan pariwisata terkemuka di Asia Tenggara dalam lingkungan masyarakat yang maju, mandiri dan sejahtera seperti yang tertuang dalam Perda DIY Nomor 5 tahun 2011.

Hal itu disampaikan oleh Didik Wardaya SE MPd MM, Kepala Bidang Perencanaan dan Standarisasi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY, yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY ketika membuka kegiatan Revitalisasi MGMP Bahasa Jawa Guru SMA/SMK tahun 2019 di Hotel Griya Persada Kaliurang, Yogyakarta, Senin (2/9/2019).

Kegiatan revitalisasi yang berlangsung hingga Kamis (5/9/2019) dengan materi antara lain Tembang Macapat, Sejarah dan Filosofi Yogyakarta, Upacara Adat Jawa, Revitalisasi Aksara Jawa, Pranatacara, Sesorah, Pertunjukan Seni Jawa, Busana Jawa, Penulisan Cerkak, Dongeng Jawa, Geguritan, Uyon-uyon hingga media dan metode pembelajaran menghadirkan pembicara antara lain Drs Sunardi M.Sn, Ir Yuwana Sri Suwita, Dra Bernadeta Sri Harjanti M.Sn, Ruli Andriadi SS dan sebagainya.

Kepala Seksi Perencanaan dan Pendataan Pendidikan, Dikpora DIY dan Kepala Bidang Perencanaan dan Standarisasi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY saat membuka Revitalisasi MGMP Bahasa Jawa Guru SMA/SMK Provinsi DIY tahun 2019 di Hotel Griya Persada Kaliurang, Yogyakarta, Senin (2/9/2019). Foto : Arpeni Rahmawati SPd.

Sementara Drs R Suci Rohmadi, Kepala Seksi Perencanaan dan Pendataan Pendidikan, Dikpora DIY, mengatakan, dalam UU Keistimewaan DIY Nomor 13 tahun 2012 diatur tentang kewenangan keistimewaan yang meliputi tatacara pengisian jabatan, kedudukan, tugas dan wewenang Gubernur dan Wakil Gubernur, kelembagaan Pemerintah Daerah DIY, Kebudayaan serta Pertanahan dan Tata Ruang.

Sementara salah satu wujud dari kebudayaan adalah penyelenggaraan pendidikan. Karena itu, penyelenggaraan pendidikan di DIY harus berbasis budaya Yogyakarta mulai dari satuan pendidikan tingkat bawah, menengah hingga atas. Dan wujud dari pendidikan berbasis budaya bukan hanya melalui pengadaan alat gamelan atau kesenian saja, namun juga harus diwujudkan melalui nilai-nilai luhur dan artefak.

“Dan ujung tombak penyelenggaraan pendidikan berbasis budaya ini adalah Guru Bahasa Jawa,” kata Drs R Suci Rohmadi saat melaporkan kegiatan Revitalisasi MGMP Bahasa Jawa Guru SMA/SMK tahun 2019 di Hotel Griya Persada Kaliurang, Yogyakarta, Senin (2/9/2019).

Dikatakan, melalui kegiatan yang diikuti oleh 100 Guru Bahasa Jawa SMA/SMK se-DIY ini diharapkan semakin menambah pengetahuan guru Bahasa Jawa tentang Bahasa, Sastra dan Budaya Yogyakarta sekaligus memperkuat organisasi sehingga akan memberikan kontribusi positif kepada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY. Kontribusi positif yang diharapkan di antaranya adalah memberikan masukan kepada Dikpora terkait kebijakan, materi pembelajaran hingga kegiatan-kegiatan yang mendukung pendidikan berbasis budaya.

Sementara Slamet Nugroho SPd selaku Ketua MGMP Bahasa Jawa SMA Provinsi DIY mengatakan bahwa kesempatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang untuk berbagi ilmu dan pengalaman dalam mengajar Bahasa Jawa guna menambah khasanah pembelajaran Bahasa Jawa di SMA dan SMK DIY. (Arpeni Rahmawati SPd, salah satu peserta Revitalisasi MGMP Bahasa Jawa Guru SMA/SMK DIY yang juga mengajar Bahasa Jawa di SMK Negeri 3 Yogyakarta).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here