Gubernur DIY, Sultan Hamengku Buwono X Surati Presiden Jokowi Terkait UU Cipta Kerja

    1693
    0
    Sultan menggelar dialog dengan MPBI DIY pada Kamis (8/10/2020) Foto: Sumber Twitter/@humas_jogja

    Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menindaklanjuti terkait aspirasi warga soal UU Cipta Kerja yang belakangan ini tengah menjadi polemik di masyarakat.

    Hal tersebut direalisasikan melalui surat yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo. Narahubung Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY, Irsad Ade Irawan memaparkan surat yang dibuat oleh Sultan dan dialamatkan kepada presiden.

    “Diskusinya sudah berlangsung kemarin. Surat (Sultan kepada presiden) diambil di Disnakertrans DIY hari ini,” ujar Irsad saat dikonfirmasi melalui nomor pribadinya pada Jumat (9/10/2020).

    “MPBI DIY sangat mengapresiasi respon Gubernur DIY atas aspirasi warga DIY, yang kemudian segera meneruskan aspirasi itu kepada Presiden Jokowi,” imbuhnya.

    Ia pun memaparkan surat Sultan kepada presiden yang dimaksudnya. Dalam surat yang ditandatangani pada 9 Oktober 2020 itu tertulis

    Disampaikan dengan hormat, memperhatikan dinamika dan respon masyarakat, khususnya pekerja/ buruh atas pengesahan undang undang Cipta Kerja di DPR RI pada tanggal 5 Oktober 2020, kami telah menerima audiensi dan mendengarkan penyampaian pendapat dari perwakilan Serikat Pekerja/serikat Buruh di Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Sehubungan dengan hal tersebut, kami meneruskan penyampaian tuntutan dari Serikat Pekerja/Serikat buruh di Daerah istimewa Yogyakarta, yang menyatakan penolakan atas telah disahkannya Undang-Undang Cipta kerja. Selain hal tersebut menuntut penerapan mekanisme penetapan upah minimum di dasarkan atas survei kebutuhan hidup layak di daerah, serta memberi bantuan sosial kepada seluruh pekerja/ buruh terdampak COVID-19 tanpa diskriminasi.

    Surat Gubernur DIY yang meneruskan permohonan MPBI DIY terkait pengesahan UU Cipta Kerja kepada Presiden Joko Widodo. Foto: Istimewa

    Sebelumnya, Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Kamis (8/10/2020) kemarin menemui perwakilan buruh dari Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY yang menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Kompleks Kepatihan.

    Dalam pernyataannya, Sultan berjanji memfasilitasi aspirasi para buruh tersebut ke Pemerintah Pusat.

    “Saya bisa memfasilitasi aspirasi buruh, dengan mengirim surat kepada Presiden,” kata Sultan di Kompleks Kepatihan Yogyakarta.

    Selain itu, Sultan juga menyampaikan bahwa pihaknya akan mengupayakan pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi para buruh yang bantuannya belum bisa dicairkan atau diterima.

    “Demikian juga menyangkut masalah peningkatan kesejahteraan buruh lewat aktivitas koperasi yang memungkinkan di antara perusahaan-perusahaan itu bisa ditingkatkan,” sambungnya.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here