Gowes Susur Sungai Sekaligus untuk Mengenal Potensi Sungai

    291
    0
    Berbicang seputar pengelolaan sungai bersama BBWSSO, akademisi dan sejumlah komunitas masyarakat peduli sungai di pinggir Kali Gawe, Piyungan, Bantul, Yogyakarta, Sabtu (28/11/2020) pagi. Foto: AG Irawan

    BERNASNEWS.COM – Beragam cara dilakukan para pihak, baik instansi pemerintah, lembaga swasta maupun komunitas masyarakat, guna mengenal potensi lingkungan sekitar, termasuk potensi sungai.

    Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan Gowes Susur Sungai. Hal ini dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO), Sabtu (28/11/2020) pagi. Kegiatan yang menempuh rute lebih kurang 18 kilometer tersebut mengambil start dari Kantor BBWSSO, berlanjut menyusur Sungai Gajahwong. Kemudian beristirahat sebentar di bendung Potorono dan berakhir di Pasar Kebon Empring, pinggir Kali Gawe, Piyungan, Bantul, Yogyakarta.

    Sambil duduk bersila melingkar di tepian Kali Gawe, beralas tikar dan beratap rerimbunan tajuk daun bambu nan teduh, seluruh peserta diajak berbincang dan saling berbagi pengalaman menjaga kelestarian sungsi. Juga saling bertukar wawasan seputar gerakan kepedulian sungai di sejumlah tempat. Sejumlah gagasan, usul hingga masukan guna menata kawasan sungai khususnya wilayah Serayu Opak terlontar dengan kemasan akrab, santai dan penuh keakraban.

    Kabid OP SDA BBWSSO Pramono, ST Sp.PSDA (empat dari kanan) menyampaikan pentingnya peran komunitas peduli sungai dalam menjaga keberadaan sungai di wilayahnya, Sabtu (28/11/2020) pagi. Foto: AG Irawan

    Menurut Kabid Operasional dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air (SDA) BBWSSO Pramono ST Sp.PSDA, dalam acara seperti ini pihaknya ingin menyerap energi dari teman-teman, warga masyarakat komunitas sungai juga para akademisi tentang pengelolaan sungai yang sudah dilakukan.

    “Komunitas masyarakat peduli sungai yang saat ini bergiat merupakan garda depan pelestarian sungai. Dan kami butuh energi dari masyarakat tersebut. Kita bersedia bekerjasama untuk merawat sungai-sungai yang ada di wilayah Serayu Opak ,” terang Pramono.

    Hal senada disampaikan praktisi SDA Agus Suprapto, yang juga pernah menjabat Kepala BBWSSO. Menurutnya, perkembangan komunitas peduli sungai di DIY ini sangat bagus. “Dulu masyarakat yang tinggal di pinggir sungai aktif sendiri-sendiri. Lalu, kami berpikir, sebaiknya berkumpul sehingga bisa bergerak bersama. Dan ternyata, hasilnya bagus,” kenangnya.

    Start Gowes Susur Sungai dimulai dari kantor BBWSSO menuju Pasar Kebon Empring, Kali Gawe, Piyungan, Bantul, Yogyakarta, diikuti sejumlah kalangan pegiat sungai di DIY, Sabtu (28/11/2020) pagi. Foto: AG Irawan

    Saat ini sejumlah masyarakat pinggir sungai mulai merasakan manfaat merawat sungai. Mulai dari lingkungan yang asri, hingga di sejumlah lokasi mampu dijadikan destinasi wisata air.

    Sementara akademisi dari UGM Muhammad Sulaiman mengatakan, pembelajaran di perguruan tinggi membutuhkan praktik lapangan bersama. Maka sinergitas antara statekholder mulai dari pemerintah (BBWSSO), akademisi, masyarakat juga dunia usaha harus terjalin.

    “Lewat Tridharma perguruan tinggi, kami terus mencoba terun langsung merawat sungai. Salah satunya dengan program Sekolah Sungai,” papar Sulaiman.

    Banyak cara dilakukan untuk mengedukasi masyarakat agar terus mencintai dan merawat sungai, seperti disampaikan Sumini, pegiat Komunitas Bedog Kaliabu, Sleman. “Yang dibutuhkan di tengah masyarakat itu keteladanan. Pelan-pelan asal kita terus konsisten merawat sungai, warga yang lain akan mengikuti,” ungkapnya.

    Event Gowes Susur Sungai yang diikuti sekitar 50 peserta terdiri dari unsur pemerintah, akademisi dan komunitas sungai di DIY tersebut bertujuan kian mengenalkan potensi kawasan sungai yang dilewati selama bersepeda. Kita berharap sungai menjadi prioritas dalam menata permukiman. Sehingga kesan kumuh dan penuh sampah, berubah menjadi ruang kehidupan yang menyehatkan serta destinasi wisata air yang ramah lingkungan. (AG Irawan)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here