Monday, June 27, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsGoa Maria Sumberingsih Altonia, Wisata Riligi di Bantul Pengunjung Mulai Menggeliat

Goa Maria Sumberingsih Altonia, Wisata Riligi di Bantul Pengunjung Mulai Menggeliat

bernasnews.com — Beribadah atau berdoa selain di rumah-rumah ibadah semacam masjid, gereja, dan pura atau juga bisa dilakukan di mana pun tempatnya asalkan tidak sampai mengganggu kepentingan umum. Sementara bagi umat Katolik selain di gereja atau kapel, adakalanya mereka juga melakukan semacam ritual doa di tempat wisata riligi yang sering disebutnya Goa Maria.

Banyak tempat wisata riligi Goa Maria bertebaran di Jogja, namun ada satu yang jarang disebut sertai diketahui oleh banyak orang yaitu Goa Maria Sumberingsih Altonia. Pasalnya tempat ini dibangun di atas lahan milik pribadi dan berada di tengah perkampungan.

Suasana pendapa Goa Maria Sumberingsih Altonia, Kabupaten Bantul, DIY, Minggu (12/6/2022). Foto: Tedy Kartyadi/ bernasnews.com.

Goa Maria Sumberingsih Altonia, berlokasi di Padukuhan Kanutan RT 04, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, DIY. Tempat doa ini dibangun pada tahun 2001, oleh Almarhum Alusyus Dibyo Atmojo.

“Tambahan nama Altonia sendiri merupakan perpaduan nama permandian (baptis) pakdhe Alusyus dan budhe Antonia,” terang Hugu Sugiyarto, saat ditemui bernasnews.com di tempat, Minggu (26/6/2022).

Hugu Sugiyarto yang masih kerabat atau keponakan Almarhum Alusyus Dibyo Atmojo mengungkapkan, bahwa pembangunan Goa Maria Sumberningsih Altonia berawal dari pengalaman spiritual yang dialami oleh pakdhe (pendiri) setelah melakukan wisata ziarah ke Yerusalem.

“Sepulang dari Yerusalem, pakdhe cerita kalau benar-benar menyaksikan kisah pengorbanan Sang Kristus sehingga kemudian membangun tempat peribadatan ini. Dan kebetulan warga dusun di sini bisa dikatakan hampir 90 persen beragama Katolik,” kata Hugu Sugiyarto.

Seorang pengunjung mengamati rilief prosesi perjalanan penyaliban Yesus Kritus, di dinding Goa Maria Sumberingsih Altonia, Bantul, Minggu (12/6/2022). Foto: Tedy Kartyadi/ bernasnews.com.

Sementara itu, Heru yang juga masih kerabat menambahkan, bahwa pembangunan Goa Maria Sumberingsih Altonia ini bisa dikatakan secara spiritual merupakan satu poros dengan Goa Maria Candi Ganjuran Bantul, Jatiningsih pinggiran kali Progo, dan Kincir Mas, Pakem, Sleman.

“Selama pandemi kemarin sempat terbengkelai, puji Tuhan kini telah dibersihkan dan dibenahi dengan tambahan lampu penerangan, serta CCTV untuk keamanan. Hanya ruang atau kamar-kamar yang ada belum dimanfaatkan, dulu rencana untuk perpustakaan,” ungkap Heru.

Bagi pengunjung yang ingin melakukan ziarah atau wisata religi ke Goa Maria Sumberingsih Altonia cukup mudah, dari Kota Bantul ke selatan menuju ke arah Pantai Samas. Sebelum pertigaan jalan besar menuju Gereja Ganjuran, ambil ke kanan (barat) kurang lebih 500 meter, di belakang gedung sekolah SD Kanisius, Kanutan. (ted)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments