Sunday, August 14, 2022
spot_imgspot_imgspot_img
spot_img
HomeSeni BudayaGladen Jemparingan Hantu Maut Jadi Wadah Berlatih untuk Lestarikan Budaya

Gladen Jemparingan Hantu Maut Jadi Wadah Berlatih untuk Lestarikan Budaya

bernasnews.com – Sejumlah kegiatan digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam. Salah satunya kegiatan jemparingan yang digelar di halaman SD Pujakusuman pada Sabtu, (30/7/2022).

Kegiatan jemparingan gaya Mataram atau memanah dalam posisi duduk ini digelar oleh Paguyuban Gladen Jemparingan Hantu Maut 1948.

Sekda Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya mengatakan bahwa dirinya bangga lantaran masyarakat saat ini masih memiliki kesadaran dalam melestarikan kegiatan budaya ini.

“Tentu kami juga mengapresiasi bahwa gladen jemparingan mataram ini menjadi sesuatu yang khusus karena kita menyakini bahwa gladen mataram ini bukan hanya berolah fisik, tetapi juga untuk berolah roso,’’ ucap Aman.

Aman juga mengatakan bahwa gladen jemparingan hantu maut ini merupakan bukti dari perjuangan Jogja dalam mempertahankan kesatuan Indonesia.

“Kelompok jemparingan juga mengambil nilai budaya, karena hantu maut adalah nama yang punya label dalam sejarah perjuangan kita, perjuangan Yogyakarta, perjuangan kesatuan republik Indonesia yang letaknya di Pujakusuman,” jelas Aman.

Seorang pria akan memanah dalam Gladen Jemparingan Hantu Maut 1948. Foto: Wulan

Selain itu, Ketua Paguyuban Jemparingan Hantu Maut 1948 Pujakusuman, Danang Rusmandoko menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan ajang berlatih bersama dalam melestarikan budaya.

“Gladen Jemparingan yang digelar ini berbeda dengan panahan nasional yang berorientasi kepada prestasi. Nah kita tidak berorientasi pada prestasi tapi lebih ke pelestarian budaya dan karakter masyarakat,” beber Danang.

Sebagai informasi kegiatan jemparingan ini diikuti oleh 80 pemanah dari berbagai wilayah. (Eva)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments