Home Ekonomi GKR Mangkubumi Kunjungi Lereng Merapi, Tinjau Potensi Ekonomi Petani Sleman

GKR Mangkubumi Kunjungi Lereng Merapi, Tinjau Potensi Ekonomi Petani Sleman

145
0
GKR Mangkubumi dan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa berkesempatan menanam bibit pohon kopi di salah satu perkebunan warga Dusun Petung. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM — Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi didampingi Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa sambangi lereng Merapi, Sabtu (9/10/2021), tepatnya di wilayah Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, DIY. Kunjungan tersebut disambut langsung Panewu Cangkringan Djaka Sumarsono didampingi Lurah Glagaharjo Suroto.

Peninjauan pertama dimulai dari lahan pertanian cabai dan timun milik salah satu warga di Dusun Kalitengah Kidul, Glagaharjo, Cangkringan guna melihat potensi ekonomi terutama di bidang pertanian. Selanjutnya ke Teras Merapi masih di Dusun Kalitengah Kidul, Glagaharjo, Cangkringan.

GKR Mangkubumi didampingi Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa berkesempatan memetik buah strawbery di Klangon, Dusun Kalitengan Lor, Cangkringan, Sleman. (Foto: Istimewa)

Kemudian kunjungan dilanjutkan ke perkebunan strawberry di Klangon, Dusun Kalitengah Lor. GKR Mangkubumi beserta rombongan berkesempatan memetik buah strawberry di salah satu kebun anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Kalitengah Lor.

“Semangat masyarakat di sini patut diapresiasi, potensi strowberry ini sangat bagus buat para petani guna menambah nilai perekonomian masyarakat,” ungkap GKR Mangkubumi.

Menurut Ketua Umum KADIN DIY ini, buah strowberry dari hasil pertanian tersebut rasanya enak dan berpotensi untuk bisa menjadi pemasok di pasar modern atau supermarket.

Rombongan GKR Mangkubumi tengah mengamati pohon kopi di salah satu perkebunan milik warga setempat. (Foto: Istimewa)

Sri Rayahu salah satu anggota KWT Kalitengah Lor menyampaikan, bahwa hampir 100 persen warga yang menanam strawberry ini ikut mendukung agrowisata bukit Klangon sehingga bisa meningkatkan nilai tukar petani untuk wisatawan. “Warga Klangon sudah menanam sebanyak 40.000 dari target 50.000 tanaman strawberry. Diharapkan pada akhir bulan Desember bisa diresmikan sebagai Kampung Strowberry,” beber Sri.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke perkebunan kopi di Dusun Petung, Kepuharjo, Cangkringan. GKR Mangkubumi didampingi Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa juga berkesempatan memetik biji kopi disaksikan Lurah Kepuharjo Heri, serta Asisten Sekretaris Daerah 2 Sleman beserta jajarannya.

Selain memetik kopi, GKR Mangkubumi bersama Wakil Bupati Sleman juga melakukan penanaman pohon kopi di salah satu perkebunan warga Dusun Petung. “Kopi Merapi mempunyai rasa yang enak dan merupakan ciri khas dari Kabupaten Sleman. Kita harus lebih giat ikut serta memasarkan kopi Merapi ini agar masyarakat di luar Sleman juga mengetahui enaknya kopi Merapi,” ujar Danang Maharsa.

Proses pengeringan biji kopi Merapi menjadi perhatian GKR Mangkubumi yang juga sebagai Ketua Umum KADIN DIY. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawarahan Kalurahan (BPKal) Kepuharjo Sumijo menyampaikan, bahwa biji kopi hasil dari petani kopi ini telah dijual dalam bentuk kopi kering. Juga ada yang dalam bentuk bubuk kopi. “Permintaan semakin hari semakin meningkat, ini dikarenakan kopi Merapi mulai diminati oleh masyarakat luas, kadang kami kewalahan untuk memenuhi permintaan pasar,”ujar Sumijo.

Sebagai penutup, peninjauan terakhir rombongan GKR Mangkubumi dan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa adalah ke hunian tetap (huntap) Pagerjurang, merupakan kawasan hunian korban terdampak erupsi Merapi dan lokasi peternakan sapi perah serta pengolahan susu di Dusun Kaliadem, Desa Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here