Home News Gerakan Sosial Bantu Anak Sekolah di NTT, Lewat Penjualan DIY 3D Printed...

Gerakan Sosial Bantu Anak Sekolah di NTT, Lewat Penjualan DIY 3D Printed Heart

370
0
Salah satu contoh bentuk karya DIY 3D Printed Heart yang telah jadi. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM — Bartega Studio, ARTOTEL Group, dan Happy Hearts Fund (HHI) bersama – sama membentuk gerakan sosial untuk membantu adik – adik yang kurang mampu di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memperoleh akses sekolah lewat penjualan DIY 3D Printed Heart.

“Bartega Studio merupakan sebuah bisnis kreatif yang bergerak di bidang pelatihan seni lewat kelas melukis di atas kanvas, mengajak ARTOTEL Group dan Happy Hearts Indonesia (HHI) untuk turut andil dalam kampanye gerakan sosial ini,” terang Tities Oktavianingrum selaku Marcom ARTOTEL Yogyakarta, Kamis (18/2/2021).

Dikatakan Tities, bahwa Bartega Studio membuat DIY 3D Printed Heart, sebuah medium karya seni berupa figur hati termasuk kuas dan cat, dimana masyarakat dapat mewarnain 3D Printed Heart tersebut sesuai dengan imajinasi dan kreatifitas masing – masing.

DIY 3D Printed Heart ini dijual dan setiap yang terjual, Bartega Studio akan menyisihkan dana untuk disumbangkan kepada Happy Hearts Indonesia (HHI) untuk membantu adik – adik di Nusa Tenggara Timur (NTT),” ungkap Tities. Setiap DIY 3D Printed Heart yang terjual mulai bulan Februari 2021, setara dengan dukungan yang diberikan satu anak di NTT.

DIY 3D Printed Heart karya seni berupa figur hati termasuk kuas dan cat, dimana masyarakat dapat mewarnain 3D Printed Heart tersebut sesuai dengan imajinasi dan kreatifitas masing – masing. (Foto: Istimewa)

Untuk mendukung gerakan sosial ini, ARTOTEL Group dan Bartega Studio mengajak 3 ilustrator ternama Rachel Ajeng, Atreyu Moniaga dan Ykha Amelz yang akan berpartisipasi dalam pelelangan hasil karya orisinil mereka di akhir bulan Feburari 2021 secara online melalui akun Instagram milik Bartega Studio. Masyarakat umum juga dapat berpartisipasi dalam kampanye gerakan sosial ini, dengan mendapatkan DIY 3D Printed Heart selama bulan Februari sebagai kado spesial yang dapat mereka lukis untuk orang yang mereka kasihi.

Sementara Natasha Budiman selaku Creative Director Bartega Studio menambahkan, bahwa gerakan sosial ini diadakan dengan tujuan untuk dapat menunjang dan menjaga kesediaan pendidikan di NTT. “Program penggalangan dana ini dilakukan dengan menyisihkan 10% hasil penjualan setiap DIY 3D-Printed Heart, berisi ukiran berbentuk hati, kuas, dan cat akrilik yang dapat berkontribusi untuk menyediakan seperangkat alat tulis dan buku belajar bagi seorang murid,” ucap Natasha.

Direktur Pemasaran dan Komunikasi ARTOTEL Group Yulia Maria mengatakan, ARTOTEL Group sangat senang diajak untuk bergabung dalam gerakan sosial ini. Seniman yang tergabung juga seniman muda Indonesia yang memiliki visi dan misi yang sama, dimana kesejahteraan pendidikin itu penting untuk majunya Indonesia.

“Kami rasa DIY 3D Printed Heart ini selain dapat membantu masyarakat untuk lebih mengenal sisi seni dari diri mereka. Masyarakat juga diberi kesempatan untuk turut berbagi kepada adik – adik yang membutuhkan,” pungkas Yulia. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here