Home News Gerakan Memakai Masker Kain oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Gerakan Memakai Masker Kain oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

56
0
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata DIY, Marlina Handayani, SPd, MM mewakili Kadispar DIY menyerahkan bantuan kain masker kain kepada perwakilan Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM — Dalam rangka mencegah penyebaran virus COVID-19 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia bersama dengan Dinas Pariwisata DIY melaksanakan Program Gerakan Masker Kain. Program ini bertujuan mengajak masyarakat yang sehat cukup menggunakan masker yang terbuat dari kain sesuai himbauan dari World Health Organization (WHO) dan Kementerian Kesehatan RI.

“Sehingga ketersediaan masker medis tercukupi untuk yang membutuhkan saja, yaitu pasien, dokter dan tenaga medis,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, SH, MEd, melalui persrealase, Senin (6/7/2020)

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata DIY, Marlina Handayani, SPd, MM (kanan) menyerahkan bantuan masker kepada perwakilan Dinas Pariwisata kabupaten Sleman. (Foto: Istimewa)

Menurut Singgih, penggunaan masker kain terbukti mengurangi risiko penyebaran COVID-19. Penggunaan masker kain juga bisa membantu perekonomian usaha kecil dan menengah melalui pekerjaan produksi, sehingga mereka tetap mendapatkan penghasilan di masa sulit ini.

Penyerahan bantuan masker kain kepada perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul. (Foto: Istimewa)

Masker Kain sejumlah 25.567 buah telah diproduksi oleh UMKM di DIY dan akan didistribusikan ke Dinas Pariwisata Kabupaten dan Kota di DIY serta Industri Pariwisata di DIY melalui Gabungan Industri Pariwisata DIY

“Kreativitas dan inovasi UKM Sektor Fesyen dapat mengoptimalkan pemanfaatan bahan-bahan lebih dari sisa produksi untuk dibuat menjadi masker kain sehingga menciptakan zero waste,” jelas Singgih.

Penyerahan bantuan masker kepada perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul oleh Kepada Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata DIY, Marlina Handayani (kanan). Foto: istimewa.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata DIY, Marlina Handayani, SPd, MM, menambahkan, sasaran penerima bantuan masker kain diberikan kepada masyarakat yang masih harus bekerja atau tidak bisa Work From Home dan memiliki interaksi sosial tinggi sehingga berisiko terpapar, tertular, maupun menularkan virus ke lingkungan sekitarnya.

“Masyarakat yang harus bekerja dan harus mengenakan masker, antara lain pekerja yang bergerak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Seperti pekerja, hotel, restoran, rumah makan dan semacamnya,” imbuh Marlina. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here