Tuesday, May 17, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsGenerasi Muda Perlu Memperteguh Wawasan Kebangsaan Menghadapi Tantangan Zaman

Generasi Muda Perlu Memperteguh Wawasan Kebangsaan Menghadapi Tantangan Zaman

bernasnews.com – Badan Kesbangpol Kabupaten Sleman mengadakan pembinaan bagi generasi muda di Rumah Dinas Bupati Sleman selama dua hari, Senin dan Selasa, 14 & 15 Maret 2022. Kegiatan pembinaan generasi muda yang akan dilakukan 9 kali di tempat berbeda ini dengan tujuan untuk meneguhkan kembali wawasan kebangsaan dalam menghadapi tantangan aman dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Tantangan dari hari ke hari tidak mudah, komplek dan beragam namun juga ada peluang yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda. Untuk itu diperlukan bekal pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk mencetak generasi muda yang cerdas sehingga mampu menangkap peluang dan menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Sleman,” kata Drs H Hery Sutopo MM MSc, Kepala Badan Kesbangpol Sleman, dalam rilis yang dikirim kepada bernasnews.com pada Selasa 15 Maret 2022.

Dalam kegiatan ini menghadirkan narasumber dari tokoh pemuda yakni dr Raudy Akmal yang juga Anggota DPRD Sleman. Ia menyampaikan materi Peran Generasi Muda dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa. Kemudian, Dr Andy Okta Maulana SE.M.Acc CA, ekonom muda dan Dosen FEB UGM, yang menyampaikan materi Generesi Muda dan Tantangan Kebangsaan di Masa Depan.

Menurut Raudy Akmal, ada banyak hal yang bisa dilakukan sebagai pemuda dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan itu semua dimulai dengan langkah-langkah kecil. Tidak perlu menuntut diri untuk melakukan hal besar, mulai dengan melakukan sesuatu sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Menurut UU Nomor 40 tahun 2009, pemuda adalah warga negara Indonesia yang berusia 16-30 tahun yang merupakan periode usia pertumbuhan & perkembangan. Dalam dokumen World Programme of Action for Youth to the Year 2000 and Beyond disebutkan bahwa pemuda di semua negara merupakan sumber daya manusia utama untuk pembangunan dan agen utama dalam perubahan sosial, pembangunan ekonomi, dan inovasi teknologi.

Kegiatan pembinaan generasi muda di Rumah Dinas Bupati Sleman, 15 Maret 2022. Foto: Istimewa

Menurut Raudy, peran pemuda ada 4 yakni Pelindung Kesatuan Bangsa yakni menginisiasi gerakan-gerakan untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, memanfaatkan kemajuan teknologi untuk kepentingan membangun kesatuan dan meredusir isu-isu propaganda yang berpotensi menimbulkan perpecahan.

Kemudian, sebagai Motor Penggerak Ekonomi. Dalam hal ini pemuda berperan dalam memberikan kritik-kritik membangun terkait ketidakoptimalan penyelenggaraan pembangunan serta kemajuan ekonomi saat ini. Berkolaborasi dengan kemajuan teknologi untuk membantu menopang UMKM di Indonesia dan memaksimalkan peluang industri kreatif di era globalisasi.

Dan memiliki kesempatan untuk membuka lapangan kerja baru melalui industri kreatif. Selain itu, Sustainable Environment yakni kalangan pemuda menempatkan isu lingkungan hidup sebagai isu yang mengkhawatirkan, di antaranya adanya polusi udara, penggundulan hutan, cuaca ekstrim, kesehatan dan penumpukan plastik. Pemuda juga sebagai penentu arah politik masa depan dengan berperan dalam memberikan kritik-kritik membangun terkait ketidakoptimalan penyelenggaraan pembangunan serta kemajuan ekonomi saat ini.

Berkolaborasi dengan kemajuan teknologi untuk membantu menopang UMKM di Indonesia dan memaksimalkan peluang industri kreatif di era globalisasi. Memiliki kesempatan untuk membuka lapangan kerja baru melalui industri kreatif.

Sementara Dr Andy mengatakan pentingnya generasi muda menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menghadapi tantangan masa depan. Pendidikan itu penting untuk mengetahui alat ukur sesuai dengan spesialiasi ilmu masing-masing. Pembelajaran non formal juga diperlukan untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian.

Keahlian ini yang sangat penting untuk terus ditingkatkan kemampuannya mengingat Indonesia saat ini sangat kurang tenaga ahli sehingga kebanyakan masih dipegang orang luar. Globalisasi berpotensi adanya modal luar negeri masuk ke Indonesia yang menghadapkan pada kekuasaan pemilik modal untuk menentukan syarat-syarat sesuai kepentingan mereka. Di sinilah pentingnya peran pemuda sebagai benteng bangsa untuk mampu menghadapi globalisasi di masa depan. (nuning)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments