Home News Generasi Mendatang agar Tetap Menghidupi WKRI

Generasi Mendatang agar Tetap Menghidupi WKRI

370
0
Narasumber pelatihan literasi WKRI DPD DIY Y.B. Margantoro bersama Presidium WKRI DPD DIY dan Pengurus WKRI DPC se-DIY di Aula Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Pugeran, Yogyakarta, Jumat (26/11/2021). Foto : Kiriman Y.B. Margantoro

BERNASNEWS.COM – Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) sebagai organisasi masyarakat (ormas) di Tanah Air agar dapat mengisi kehidupan dengan program-program pelayanan yang baik. Di sisi lain, generasi mendatang agar tetap menghidupi dan mengupayakan kelangsungan hidup organisasi tersebut. Selain itu, ibu-ibu anggota WKRI juga diharapkan belajar dan berkarya literasi.

Hal tersebut mengemuka pada acara Pelatihan Literasi yang diselenggarakan oleh Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Aula Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Pugeran, Yogyakarta, Jumat  (26/11/2021). Pelatihan yang diampu Pegiat Literasi YB Margantoro ini diikuti 25-an ibu pengurus dan anggota WKRI DPD DIY. Pelatihan dibuka oleh Ketua Presidium WKRI DPD DIY Dra Lydia Gloria Djaya Ing Rana.

Pada kesempatan ini, narasumber memberikan materi tentang penulisan untuk media massa dan buku. Ibu-ibu WKRI DPD DIY selain memperoleh tugas menulis  profil organisasi dari DPP WKRI, juga berkeinginan menulis kiprah WKRI DPD DIY selama ini.

Banyak berkat

Presidium I WKRI DPD DIY Anastasia Onik Kartikaningsih mengatakan banyak berkat yang dia peroleh dari kegiatan-kegiatan yang dia ikuti dan cintai ini. Antara lain memahami arti pengorbanan, arti berbagi, nilai-nilai asih-asah-asuh. Ada juga rasa letih, putus asa, semangat, bahagia, terkadang rasa jenuh menyelimuti.

Ketua Presidium WKRI DPD DIY Dra Lydia Gloria Djaya Ing Rana, didampingi Presidium I Anastasia Onik Kartikaningsih dan Presidium II Maria Any Pristiwati menerima sertifikat pelatihan literasi dari narasumber Y.B. Margantoro di Aula Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus Pugeran, Yogyakarta, Jumat (26/11/2021). Foto : Ch Endah Heruwati

“Namun semua rasa itu dibingkai dengan kata kasih yang menginspirasi, maka senantiasa bergema di dalam hati. Kasih Tuhan meneguhkan saya,” kata Onik yang menjadi guru SMK Negeri 1 Wonosari, Gunungkidul ini.

Presidium II WKRI DPD DIY Maria Any Pristiwati yang berprofesi sebagai dokter gigi mengatakan, sosok seorang ibu Katolik dalam mendidik putra-putrinya dalam iman, harapan dan kasih perlu perjuangan keras dan militan. Itu salah satu tekad anggota WKRI yang aktif dalam organisasi ini.

“Dari berbagai kehidupan dan kegiatan yang saya ikuti, dari jadi anggota hingga pengurus, bahkan diberi mandat untuk menjadi pemimpin, masih ada beberapa situasi, bagian dalam organisasi yang perlu diperjuangkan supaya WKRI semakin bermanfaat bagi masyarakat. Dalam hal ini, saya masih berharap generasi mendatang akan tetap menghidupi dan mengupayakan kelangsungan hidup organisasi WKRI,” kata Veronica Suwarni dari WKRI Gunungkidul     

Menurut pensiunan pendidik ini, banyak pengalaman yang diperoleh dan diaplikasikan dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Dengan tetap berpegang pada nafas kehidupan iman, harapan dan kasih.

Ig Mardyantiwi, perwakilan WKRI DPD DIY yang purna tugas di sebuah institusi perpustakaan PTS berharap, WKRI makin eksis dan bermanfaat untuk gereja, keluarga dan masyarakat.

“Salah satu yang mendasari organisasi WKRI adalah kasih. Hal ini diwujudkan dalam program WKRI yakni Asih-Asah dan Asuh. Kami melaksanakan tugas menjalankan visi dan misi berdasarkan kasih,” kata mantan Presidium WKRI DPD DIY ini. (*/lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here