Home Pendidikan FTI UII Bantu Masyarakat Desa dengan Program Tepat Guna

FTI UII Bantu Masyarakat Desa dengan Program Tepat Guna

275
0
Dekan FTI UII Prof Dr Ir Hari Purnomo MT (kiri) didampingi Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan dan Alumni FTI UII Dr RM Sisdarmanto Adinandra ST MSc saat memberi penjelasan kepada wartawan di Gedung KH Mas Mansur Kampus Terpadu UII, Kamis (30/1/2020). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM – Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII akan mengubah pola pengabdian masyarakat dari model ceramah ke aksi nyata (action). Hal ini dilakukan untuk menyeimbangkan output akademik dengan mengembangkan riset untuk membantu masyarakat desa dengan produk tepat guna.

Hal ini akan direalisasikan dalam program kerja sama yang dilakukan FTI UII dengan Kepanewon (Kecamatan) Ngemplak, Kabupaten Sleman, DIY yang sudah berlangsung selama lebih dari 4 tahun.

“Selama ini pengabdian masyarakat bersifat spontanitas, yakni hanya dilakukan kalau ada kebutuhan. Dan dosen maupun mahasiswa datang ke desa memberikan ceramah. Model seperti ini harus dihilangkan dan diubah dengan action. Apalagi kami sudah melakukan kerja sama dengan Ngemplak sudah empat tahun, tetapi tidak ada hasilnya,” kata Prof Dr Ir Hari Purnomo MT, Dekan FTI UII, kepada wartawan di Gedung KH Mas Mansur Kampus Terpadu UII, Kamis (30/1/2020).

Dekan FTI UII Prof Dr Ir Hari Purnomo MT (kiri) bersama Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan dan Alumni FTI UII Dr RM Sisdarmanto Adinandra ST MSc di Gedung KH Mas Mansur Kampus Terpadu UII, Kamis (30/1/2020). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

Prof Hari Purnomo yang didampingi Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan dan Alumni FTI UII Dr RM Sisdarmanto Adinandra ST MSc mengatakan, dalam kerja sama ini akan dilakukan dalam tiga jalur yakni jalur pengabdian masyarakat, jalur riset dan jalur magang mahasiswa.

Jalur pengabdian masyarakat untuk membantu masyarakat menghasilkan produk tepat guna atau yang dibutuhkan masyarakat, jalur magang dilakukan bekerja sama dengan perusahaan/industri nasional dengan menempatkan mahasiswa selama beberapa waktu di desa untuk melakukan digitalisasi, hilirisasi produk dan income generating activity (program peningkatan pendapatan masyarakat). Sementara jalur riset dengan menerjunkan mahasiswa dan dosen melakukan inventarisasi masalah untuk kemudian dicarikan solusi atau penyelesaian yang tepat melalui penelitian.

Dengan pola baru ini, menurut Prof Hari Purnomo, pengabdian masyarakat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Program ini juga sebagai antisipasi program Kemendikbud yang menempatkan mahasiswa lebih banyak waktunya di masyarakat untuk praktik dibanding teori,” kata Prof Hari Purnomo.

Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan dan Alumni FTI UII Dr RM Sisdarmanto Adinandra ST MSc (kanan) bersama Dekan FTI UII Prof Dr Ir Hari Purnomo MT (kiri) bersama di Gedung KH Mas Mansur Kampus Terpadu UII, Kamis (30/1/2020). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

Menurut Prof Hari Purnomo, dalam program tersebut mahasiswa yang didampingi dosen akan melakukan pengabdian masyarakat di seluruh desa di Kapanewon Ngemplak yaitu Desa Wedomartani, Umbulmartani, Widodomartani, Bimomartani dan Sindumartani.

Para mahasiswa akan ditempatkan magang di masing-masing desa selama sekitar 1 tahun. Mereka akan kos di desa tempat mereka magang sehingga bisa lebih fokus pada pengabdian masyarakat.

Program tersebut, menurut Prof Hari Purnomo, juga sebagai implementasi dari keberhasilan FTI UII yang mendapatkan 21 pendanaan penelitian dari Kementerian Riset dan Teknologi pada perguruan tinggi non Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) pada tahun 2020. Dari 21 proposal yang mendapat pendanaan penelitian, sebanyak 17 proposal baru dan empat proposal lanjutan.

Dikatakan, semua penelitian dosen ini akan melibatkan mahasiswa dari seluruh Program Studi (Prodi) FTI. FTI UII sendiri menjadi fakultas yang paling banyak mendapatkan pendanaan penelitian, disusul Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) masing-masing mendapat 11 proposal, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) lima proposal, Fakultas Psikologi Sastra Budaya (FPSB) dan Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) masing-masing dua proposal.

Dosen FTI yang mendapatkan dana pengabdian masyarakat adalah Alvin Sahron ST M.Eng, PhD (Teknik Elektro) satu proposal; Prof Dr Ir Hari Purnomo (Teknik Industri) tiga proposal; Muhammad Ridwan Andi Purnomo ST MSc PhD (Teknik Industri) satu proposal melibatkan empat Prodi; Dhomas Hatta Fudholi ST MEng PhD (Informatika) enam proposal; Ridho Rahmadi ST MSc PhD (Informatika) tiga proposal.

Kemudian Izzati Muhimmah ST MSc PhD (Informatika) satu proposal; Dr Raden Teduh Dirgahayu ST MSc (Informatika) satu proposal dengan 11 Prodi; Dr Arif Hidayat ST MT (Teknik Kimia) dua proposal; Dr Diana ST MSc (Teknik Kimia) satu proposal melibatkan tiga Prodi; Dr Muhammad Khafidh ST MT (Teknik Mesin) satu proposal dan Dr Eng Risdiyono ST MEng (Teknik Mesin) satu proposal melibatkan dua Prodi.

Prof Hari Purnomo mengaku cCapaian tersebut sebagai salah satu wujud dari Visi FTI UII yang berkomitmen pada nilai-nilai Islam, profesionalitas dan daya saing global dalam bidang Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada masyarakat dan Dakwah Islamiyah, pada tahun 2038. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here