Home Seni Budaya Festival Imlek Sleman, Wujud Keberagaman Budaya di Indonesia

Festival Imlek Sleman, Wujud Keberagaman Budaya di Indonesia

651
0
Opening Ceremony Sleman Imlek Festival 2020 di Sleman City Hall (SCH), Minggu (26/1/2020). (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM – Jika Kota Yogyakarta memiliki Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY), maka Kabupaten Sleman tak ingin ketinggalan. Untuk kali pertama, Festival Imlek Sleman digelar di kabupaten Sleman. Festival ini menjadi wujud adanya keberagaman di DIY khususnya di Kabupaten Sleman.

“Ini salah satu tambahan khazanah budaya untuk sleman, sebab imlek ini bukan acara keagamaan, bukan acara rohani. Imlek ini kita adakan ini acara kesenian, acara budaya,” kata Direktur Utama PT Garuda Mitra Sejati, Sukeno, dalam pembukaan Sleman Imlek Festival di Sleman City Hall (SCH), Minggu (26/1/2020).

Opening Ceremony Sleman Imlek Festival 2020 menghadirkan Bupati Sleman, Sri Purnomo; Direktur Utama PT. Garuda Mitra Sejati, Bapak Soekeno; dan Dandim 0732/Sleman, Letkol Inf. Diantoro.

Acara pembukaan juga dimeriahkan dengan pertunjukan barongsai. Namun, barongsai yang dimainkan kali ini adalah barongsai tonggak. Kalau biasanya pemain barongsai bermain di tanah atau tempat yang datar dan luas, maka tidak dengan yang satu ini. Pemain barongsai justru harus beraksi di atas tiang.

Barongsai tonggak di Opening Ceremony Sleman Imlek Festival 2020 di Sleman City Hall (SCH), Minggu (26/1/2020). (Foto: Istimewa)

“Barongsai tonggak ini menjadi salah satu (seni dan) olah raga yang sangat mendebarkan,” jelas Sukeno.

Para pemain barongsai dengan lihainya menari di atas tiang yang sudah disediakan. Seperti yang diketahui, satu barongsai biasanya dimainkan oleh 2 orang. Di mana seorang yang ada di depan memegang kepala barongsai, sedangkan yang lain berpegang pada pinggang pemain di depannya sambal membungkuk.

 “Ini baru digelar pertama di Kabupaten Sleman. Di Sleman, nuansa imlek ini sudah menjadi nuansa bersama-sama, ini kalau kita lihat ini yang hadir dari berbagai macam latar belakang,” kata Bupati Sleman, Sri Purnomo.

Menurutnya, dengan adanya festival imlek di Indonesia khususnya di Sleman, akan menjadikan nuansa budaya menjadi lebih kental. Satu budaya dengan yang lain bisa saling mengisi dan melengkapi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here