Home Pendidikan Fakultas MIPA UII Raih Sertifikasi ISO 45001:2018 bidang Manajemen K3

Fakultas MIPA UII Raih Sertifikasi ISO 45001:2018 bidang Manajemen K3

72
0
Sertifikat 45001:2018 dalam bidang Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) untuk FMIPA UII. Foto: Humas FMIPA UII

BERNASNEWS.COM – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UII sertifikat 45001:2018 dalam bidang Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). ISO 45001 tahun 2018 merupakan standar bertaraf internasional yang menetapkan berbagai persyaratan untuk sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja atau dikenal dengan SMK3.

Standar tersebut memungkinkan organisasi untuk aktif meningkatkan kinerja SMK3 untuk mencegah kecelakaan kerja. ISO 45001 dapat diterapkan di berbagai jenis organisasi/perusahaan dengan berbagai persyaratan untuk diintegrasikan dalam sistem manajemen K3 organisasi/perusahaan.

Selain itu, perusahaan juga diwajibkan atas hukum terkait yang berlaku. ISO 45001 memiliki fokus yang lebih besar pada tanggung jawab terhadap kepemimpinan dan tentang pentingnya partisipasi pekerja. Standar ISO 45001 memiliki tujuan untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan kerja, cara sebuah perusahaan beroperasi dan integrasinya ke dalam proses. 

“FMIPA UII berkomitmen untuk menjamin semua sivitas akademika, pelanggan, masyarakat dalam bekerja dan beraktifitas dapat sehat, aman dan selamat (health, safety and security). Selain itu, FMIPA UII berkomitmen untuk zero accident, mencegah terjadinya kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, kebakaran dan peledakan. Apalagi FMIPA UII merupakan fakultas eksakta, sehingga banyak berinteraksi dengan bahan berbahaya dan beracun dan lingkungan kerja beresiko tinggi. Komitmen FMIPA UII diwujudkan dengan penerapan ISO 45001:2018,” kata Dekan FMIPA UII Prof Riyanto SPd MSi PhD dalam rilis yang diterima Bernasnews.com pada Kamis 9 Desember 2021.

Pada 16 November 2021, FMIPA UII mengadakan Audit Eksternal ISO 45001 versi tahun 2018 terkait Pedoman Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Proses Audit ISO 45001:2018 ini dibantu oleh Lembaga Sertifikasi QSCert Indonesia. 

Menurut Prof Riyanto, dalam implementasinya ISO 45001:2018 menggunakan model Plan-Do-Check-Act (PDCA) yang menyediakan kerangka kerja sederhana dan efektif bagi organisasi untuk merencanakan apa yang harus mereka lakukan di tempat kerja sehingga risiko K3 dapat diminimalkan. ISO 45001 dirancang untuk membantu organisasi dari semua ukuran, industri, atau sifat bisnisnya. Setiap organisasi bertanggung jawab menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. 

Dikatakan, pada tahap awal yang dilakukan FMIPA dalam pengajuan sertifikasi ini yaitu dimulai dengan pelatihan. Pada 22 Mei 2021 FMIPA UII mengadakan kegiatan workshop pengenalan ISO 45001 versi tahun 2018 terkait Pedoman Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang diikuti seluruh Civitas Akademika FMIPA dan dibuka untuk masyarakat umum.

Setelah itu tim dari Fakultas MIPA mempersiapkan segala jenis dokumen beserta persyaratan yang diperlukan untuk pengajuan sertifikasi. Untuk proses sertifikasi diawali dengan proses audit internal dan dilanjutkan audit eksternal yang dibantu oleh Lembaga Sertifikasi QSCert Indonesia.

“Alhamdulillah, setelah melalui proses audit dan beberapa perbaikan, Fakultas MIPA UII dinyatakan berhak untuk mendapatkan sertifikasi ISO 45001:2018. Diharapkan dengan diperolehnya sertifikasi ISO 45001 ini lingkungan Fakultas MIPA dan laboratorium dapat menerapkannya dengan baik, sehingga resiko dari kecelakaan di tempat kerja dapat diminimalkan,” kata Prof Riyanto. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here