Thursday, August 18, 2022
spot_img
spot_img
HomeNewsDuta Wibawa Manda Putra Perdana Berangkatkan Pekerja Migran Indonesia

Duta Wibawa Manda Putra Perdana Berangkatkan Pekerja Migran Indonesia

bernasnews.com – Suasana di salah satu perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) PT. Duta Wibawa Manda Putra tampak begitu ramai. Tampak antusiasme sejumlah perempuan menaiki bus yang akan membawa mereka ke Jakarta untuk selanjutnya diberangkatkan ke Malaysia sebagai pekerja migran. Duta Wibawa juga berhasil menjadi P3MI yang memberangkatkan pekerja migran Indonesia sektor formal ke Malaysia di masa adaptasi baru yang menggunakan calling visa baru.

Oktaviana, salah satu pekerja migran asal Purwodadi mengaku dirinya tak sabar untuk kembali bekerja lagi. Setelah sempat mencicipi dunia kerja di Negeri Jiran, dirinya pun memutuskan kembali lagi mengikuti program pemberangkatan pekerja migran Indonesia melalui PT. Duta Wibawa Manda Putra pada Rabu (29/6/2022).

Keberangkatan pekerja migran Indonesia dari kantor PT Duta Wibawa Manda Putra ke Malaysia. Foto: ist

Keberangkatan ini menjadi yang perdana dilakukan perusahaan tersebut setelah dua tahun sempat tertunda lantaran pandemi COVID-19. Momen pelepasan berlangsung meriah dan penuh harap para pekerja yang akan mengadu nasib mereka di Malaysia.

“Dulu, lulus sekolah langsung ke Malaysia melalui Duta Wibawa Manda Putra, dua tahun kontrak (bekerja) terus pulang. Karena pandemi, tidak bisa ke sana lagi. Begitu ada kesempatan kembali ke sana, jadi saya ikut,” kata Oktaviana.

Faktor ekonomi menjadi salah satu tujuannya memutuskan kembali sebagai pekerja migran Indonesia. Diakui Oktaviana, penghasilan besar membuatnya bisa memenuhi lebih banyak kebutuhan serta mampu menabung lebih besar.

“Enaknya kalau di sana, gajinya lebih besar. Apapun (difasilitasi) untuk rumah, akomodasi dari perusahaan (di Malaysia) disediakan. Pulang dari sana kita punya tabungan yang banyak,” katanya.

“Harapan saya, setelah di sana dapat pekerjaan yang bagus, (uang) lembur yang banyak biar dapat uang lebih banyak. Nanti harapan saya pulang saya bisa mengumpulkan modal membangun lapangan pekerjaan,” harap Oktaviana.

Dirut P3MI PT Duta Wibawa Manda Putra Jamos Makole saat ditemui usai pelepasan pekerja migran yang berangkat ke Malaysia tersebut mengatakan bahwa kali ini, mereka melibatkan sebanyak 47 pekerja. Nantinya, mereka akan ditempatkan di sebuah perusahaan di bidang IT asal Jerman yang juga membuka perusahaannya di Malaysia.

Momen jelang keberangkatan pekerja migran Indonesia dari kantor PT Duta Wibawa Manda Putra ke Malaysia. Foto: birgita/bernasnews.com

Pria yang akrab disapa Amos itu mengatakan bahwa antusiasme peserta kali ini begitu besar. Hal ini juga mengingat dua tahun di masa pandemi, penyaluran pekerja kerja migran Indonesia sempat terhenti. Melalui momentum kali ini, pihaknya menyambut dengan baik sekaligus berharap besar agar peran mereka bisa membantu pemerintah dalam hal penyediaan serapan tenaga kerja dan upaya dalam mengentaskan angka kemiskinan.

“Kami berharap dengan dibukanya kembali penempatan di luar negeri ini bisa membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan dan penyediaan lapangan kerja. Kami mau bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah. Mudah-mudahan anak-anak kami berangkat dan bekerja dengan baik, pulang dalam keadaan sukses,” kata Amos.

Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Keanggotaan Kadin DIY, Robby Kusumaharta turut menyambut positif keberangkatan perdana pekerja migran ini. Menurut dia, ini menjadi pertanda kembali keadaan yang mulai normal dimana Indonesia bisa kembali memberangkatkan tenaga kerjanya ke luar negeri

“Ini perdana keberangkatan pekerja migran indonesia yang dikerjakan oleh Duta Wibawa Manda Putra ke Malaysia. Ini suatu pertanda memulai lagi agenda pengiriman pekerja migran indonesia ke luar negeri. Saya senang sekali bahwa perusahaan ini melakukan persiapan dan sasaran pabrik yang disasar ialah pabrik yang mempunyai keunggulan komparatif ada yang dari IT, garmen fashion yang bagus,” katanya.

“Mudahan mereka pulang kembali Indonesia setelah mendapat pekerjaan yang baik dan tentunya upah yang sama (baiknya),” imbuh Robby.

Sementara itu, pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY, Richard Luluk upaya yang dilakukan oleh salah satu P3MI di Yogyakarta ini adalah langkah yang baik. Richard menyebut bahwa hal ini bisa sangat membantu peran pemerintah dalam hal penyediaan peluang lapangan kerja. Pihaknya pun berharap serapan tenaga kerja juga semakin menunjukkan tanda positif dan peningkatan.

“Semoga ke depannya lebih sukses dan bisa melindungi rekan tenaga kerja di luar negeri,” harap dia. (van)

.

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments