Sunday, August 14, 2022
spot_imgspot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsDukung Wujudkan Target Satu Juta Vaksin Perhari pada Juli, Bandara Adisutjipto Siapkan...

Dukung Wujudkan Target Satu Juta Vaksin Perhari pada Juli, Bandara Adisutjipto Siapkan Sentra Vaksinasi Covid-19

BERNASNEWS.COM — PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Adisutjipto Yogyakarta mulai tanggal 6 Juli 2021. membuka Sentra Vaksinasi Covid-19 yang diperuntukkan bagi para calon penumpang perjalanan udara di Bandara Adisutjipto.  Sentra Vaksinasi di Bandara Adisutjipto Yogyakarta bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan DIY dan Dinas Kesehatan Sleman, serta komunitas bandara lainnya. Layanan vaksinasi di Bandara Adisutjipto berlokasi di Gedung EMPU Sisi Timur Bandara Adisutjipto, berdekatan dengan Fasilitas Rapid Test Antigen Bandara. Pelayanan dilakukan setiap hari, pukul 09.00 – 12.00 WIB. Adapun jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac.

“Penyediaan layanan vaksinasi di bandara ini merupakan bentuk dukungan PT Angkasa Pura I (Persero) dalam mewujudkan target 1 juta vaksin per hari pada Juli dan 2 juta vaksin per hari pada Agustus 2021. Diharapkan dengan adanya sentra vaksinasi di bandara ini akan memperluas dan mempermudah masyarakat, khususnya calon penumpang, untuk mendapatkan vaksin Covid-19 sehingga herd immunity berdasarkan vaksin dapat segera terwujud,” jelas Agus Pandu Purnama,  General Manager Bandara Adisutjipto Yogyakarta.

Cek kesehatan pada calon penumpang sebelum pelaksanaan vaksinasi oleh petugas sentra vaksinasi di Bandara Adisutjipto Yogyakarta. (Foto: Kiriman Humas AP1)

Penyediaan sentra vaksinasi di bandara ini juga untuk mendukung penerapan persyaratan protokol kesehatan pada masa PPKM Darurat di mana syarat perjalanan udara dalam negeri menuju dan dari Jawa serta Bali adalah harus menunjukkan kartu vaksinasi dan hasil tes PCR.

“Sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan no.45 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara pasa Masa Pandemi Covid-19, masyarakat yang ingin melakukan perjalanan udara dari atau menuju Pulau Jawa dan Bali wajib menunjukkan kartu vaksinasi, minimal dosis pertama,” ungkap Agus Pandu Purnama.

Untuk itu, lanjut Agus Pandu Purnama, selain mempercepat vaksinasi pada masyarakat, pelayanan sentra vaksinasi ini kami harap dapat mempermudah masyarakat yang memiliki kepentingan untuk melakukan perjalanan udara namun belum mendapatkan vaksin Covid-19. Dengan catatan, kami imbau untuk melakukan vaksinasi minimal h-1 sebelum jadwal keberangkatan.

Untuk dapat mengikuti vaksinasi di sentra vaksinasi bandara Angkasa Pura I, terdapat beberapa syarat dan ketentuan yaitu, 1. Vaksin yang diberikan untuk dosis pertama. 2. Menunjukkan KTP Asli dan tiket/ e-ticket penerbangan sesuai dengan dengan jadwal penerbangan. 3. Melakukan vaksinasi di bandara satu hari sebelum jadwal keberangkatan. 4. Mengikuti proses vaksinasi sesuai prosedur.

Penyuntikan vaksin kepada calon penumpang oleh petugas sentra vaksin di Bandara Adisutjipto Yogyakarta. (Foto: Kiriman Humas AP 1)

Sementara proses dan prosedur vaksinasi di bandara diperkirakan memerlukan waktu sekitar 33 menit per orang dengan rincian proses sebagai berikut, 1. Proses registrasi (5 menit): pendaftaran, pemeriksaan dokumen, mendapatkan nomor antrean, pengisian surat pernyataan. 2. Proses pemeriksaan kesehatan (5 menit): pengukuran suhu tubuh, pemeriksaan tekanan darah, screening riwayat penyakit. 3. Proses vaksinasi (3 menit): pelaksanaan vaksin. 4. Proses observasi (20 menit): penilaian efek samping setelah vaksin, menunggu surat keterangan vaksinasi. 5. Proses penyelesaian (1 menit): mendapatkan surat keterangan vaksin dan setelahnya dapat meninggalkan lokasi vaksin.

“Kami berterima kasih kepada Kementerian Kesehatan, Kantor Kesehatan Pelabuhan DIY, Dinas Kesehatan Sleman, dan stakeholder lainnya yang terlibat dalam penyediaan sentra vaksinasi di bandara. Dengan kolaborasi yang baik diharapkan pelayanan vaksinasi kepada calon penumpang dapat berjalan lancar dan dapat mempercepat peningkatan presentase total populasi yang divaksinasi,” ucap Agus Pandu Purnama.

Pihaknya sangat mendukung pemerintah atas diberlakukannya PPKM Darurat ini, karena hal ini demi keamanan kita bersama. Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk mentaati proses ini dan hanya melakukan perjalanan jika ada keperluan yang benar-benar mendesak. “Dan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara untuk tetap mematuhi 5 M dan mempersiapkan perjalanan secara matang,” tutup Agus Pandu Purnama. (nun/ ted)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments