Monday, August 8, 2022
spot_imgspot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsDukung Green Campus, Sepeda Inobike karya Mahasiswa FT UNY Diluncurkan dalam Gowes...

Dukung Green Campus, Sepeda Inobike karya Mahasiswa FT UNY Diluncurkan dalam Gowes Bareng

BERNASNEWS.COM — Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (FT UNY) lakukan uji coba masal sepeda Inobike karya dosen dan mahasiswa jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Jumat (7/1/2021). Uji coba ini diikuti 100 peserta dalam giat bertajuk ‘Gowes Bareng’.

Dalam sambutannya sambutan Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNY, Prof Dr. Lantip Diat Prasojo, MPd, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar FT UNY yang tiada henti menyuguhkan inovasi-inovasi yang sangat bermanfaat.

“Salah satunya sepeda Inobike ini yang akan digunakan civitas akademika UNY untuk mendukung green campus demi mengurangi emisi gas karbon sehingga lalu lintas di kampus lebih bersih,” ujar Prof Lantip.

Peluncuran sepeda Inobike UNY dengan tajuk ‘Gowes Bareng’ dilaksanakan di Halaman Kampus UNY, Jumat (7/1/2022). Foto: Kiriman Humas UNY.

Inobike UNY merupakan sepeda yang didesain oleh para mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik UNY, yang memiliki berat yang lebih ringan dari sepeda biasa. Sepeda inobike UNY ini merupakan bagian 143 sepeda yang dibuat oleh para mahasiswa dan 13 diantaranya merupakan sepeda listrik. Sisanya merupakan sepeda jenis manual dengan tipe standar dan premium.

“Semua proses pembuatan sepeda ini dilakukan oleh para mahasiswa mulai dari desain rangka, cor, las, potong hingga proses pengecatan. Inobike UNY merupakan hasil kerja sama UNY dengan C Maxi Alloycast dan ED Aluminium,” imbuh Prof Lantip.

Ketua Jurusan Pendidikan Teknik Mesin UNY Dr. Apri Nuryanto, MT menjelaskan, bahwa sepeda Inobike UNY tipe listrik mampu melaju hingga 40 kilometer dalam skali charge dengan pengisian daya selama kurang lebih 2 jam. Sepeda INOBIKE UNY merupakan contoh awal riset yang terintegrasi dengan pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat.

“Karya ini merupakan perwujudnya kerjasama triple helix ABG, yakni Academic dengan UNY sebagai penyedia konsep riset dan SDM, Business dengan industri sebagai pelaku usaha yg menghilirkan inovasi, dan Government dengan pemerintah sebagai regulator,” ungkap Dr. Apri.

Peserta ‘Gowes Bareng’ saat menjajal kehandalan sepeda Inobike UNY menyusuri jalan-jalan di wilaya sekitar Kampus UNY. (Foto: Kiriman Humas UNY)

Sepintas sepeda listrik ini tak berbeda dengan sepeda lainnya namun dilengkapi dengan fitur pedal assist yang bila dikayuh sepeda akan bergerak lebih cepat. Dinamo penggerak menggunakan Hi-Speed BLDC 36V 350 W dan Battery Lithium-Ion 36V 6,4Ah 230Wh. Mesin yang digerakkan battery secara otomatis langsung bekerja mendorong sepeda menjadi lebih kencang sehingga membantu pengguna sepeda agar tidak cepat lelah.

“Namun begitu, sistem pedal assist dapat bekerja dengan baik untuk track jalan yang landai bukan tanjakan. Di bagian stang sepeda, terdapat LCD untuk mengatur kecepatan dengan 5 tingkatan speed,” beber Dr. Apri.

Inobike UNY ini masih digunakan secara internal di kampus UNY. Meski demikian tidak menutup kemungkinan sepeda ini juga dilempar ke pasaran, dengan beberapa kelas antara lain tipe standar, tipe premium, dan tipe sepeda listrik. “Yang membedakan tiap tipe tentu adalah bahan serta spesifikasinya dan saat ini kami sedang proses pembuatan manual book dari tiap tipe agar dapat segera dipasarkan secara luas,” pungkasnya. (ted)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments