Tuesday, May 24, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsDriver Ojol Bohong Jadi Korban Kejahatan Jalanan karena Takut Kena Marah Istri

Driver Ojol Bohong Jadi Korban Kejahatan Jalanan karena Takut Kena Marah Istri

bernasnews.com – Postingan terkait driver ojol yang disebut menjadi korban aksi kejahatan jalanan dan sempat viral akhirnya menemukan titik terang. Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Ade Ary Syam Indriadi menyebut bahwa pengakuan yang disampaikan dan beredar di media sosial tersebut adalah bohong alias hoax.

Sebelumnya beredar foto serta narasi seorang driver ojol berjaket oranye dengan mata sebelahnya lebam disebut sebagai korban aksi kejahatan jalanan. Postingan itu langsung beredar cepat di masyarakat dan membuat pihak kepolisian turun tangan melakukan penyelidikan. 

“Driver tersebut namanya AK (24) asal Kota Yogyakarta,” kata Ade dalam konferensi pers pada Sabtu (16/4/2022).

Pihak kepolisian sempat melakukan pra rekonstruksi kejadian yang disebut banyak beredar di media sosial itu. Di situ, mereka mendapati adanya kejanggalan. AK akhirnya mengakui bahwa klaim yang beredar bahwa dia menjadi korban kejahatan jalanan adalah bohong.

“Setelah ditemui banyak kejanggalan saudara AK mengaku bahwa cerita itu adalah bohong dan tidak benar,” katanya.

Lebih lanjut, Ade membeberkan bahwa AK takut dimarahi istri karena tidak bekerja dengan baik sebagai driver. Sehingga ia mengarang cerita menjadi korban aksi kejahatan jalanan dan menjelaskan kondisi matanya yang lebam itu.

Kepada istrinya, dia mengaku dipepet 8 orang dengan 4 motor di daerah Blimbingsari. Orang fiktif itu disebut membawa senjata dan dia dipukul denngan kunci inggris hingga matanya lebam.

Berdasarkan penuturan, kejadian sebenarnya ialah dirinya dan sejumlah rekan sempat nongkrong bersama dan berpindah ke sebuah warung di Jalan Kaliurang pada 12 April 2022 lalu. Dia dan sejumlah rekannya lantas sempat meneguk minum-minuman keras dan rupanya ada perselisihan kecil yang memicu rekan AK memukul dirinya. Rupanya karena keributan itu, AK mendapatkan luka lebam di bagian matanya.

Lantas ketika pulang, dirinya mengaku pada sang istri bahwa menjadi korban aksi kejahatan jalanan karena takut dimarahi. Pada sang istri, dia pun meminta agar masalah ini tidak perlu dilaporkan pada polisi. 

“Saudara ak ketika pulang ke rumah bercerita pada istrinya bahwa ia menjadi korban kejahatan jalanan. Saudara AK dan istrinya sepakat tidak melapor ke polisi ‘biar Gusti Allah aja yang balas’ katanya. Mereka sepakat seperti itu,” papar Ade.

Rupanya kebohongan yang disampaikan tak berhenti sampai disitu saja. AK juga berbohong pada sejumlah driver lainnya dimana kebetulan saat itu ada yang menanyainya dan mengambil fotonya. Hingga akhirnya hal itu beredar luas di media sosial.

“Kami tegaskan bahwa karena takut dimarahi istrinya, takut dibilang main-main padahal dia minum miras dan terjadi pertengkaran ini yang menjadi modus cerita bohong kepada istrinya dan kepada rekan sesama ojek online,” tutur Ade.

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments